BANDUNG || ONTV.CO.ID — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan tanggapan menenangkan sekaligus tegas terhadap tudingan bahwa dirinya memangkas anggaran media demi membayar buzzer. Dalam unggahan video di akun TikTok @dedimulyadiofficial, Dedi menyampaikan responsnya secara santun namun berani.
“Saya persilakan siapa pun yang menuding saya membayar buzzer untuk langsung meminta data anggaran ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat,” ujarnya. “Kalau memang ada, silakan laporkan.”
Gubernur juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam membuat pernyataan di media sosial. Ia menegaskan pentingnya menggunakan data, bukan sekadar asumsi.
“Kalau selama ini banyak yang mendukung dan mendoakan, itu murni,” tambahnya menutup pernyataan.
Komentar Dedi Mulyadi mendapat berbagai respons dari warganet, sebagian memuji ketenangannya, sebagian lain menyambut tantangan untuk memeriksa transparansi anggaran. Isu ini membuka kembali diskusi publik tentang alokasi dana pemerintah untuk komunikasi publik dan peran media.
(Ns)












