LOMBOK TIMUR || ONTV.CO.ID – Pasca beberapa bulan sejak penggusuran dan pengusiran paksa, lapak pedagang UMKM di Lapangan Sakra, Lombok Timur, mulai menunjukkan perkembangan pesat. Para pedagang kecil, terutama ibu-ibu janda dari kategori kurang mampu, kini berhasil berbenah dengan menghadirkan lapak yang lebih menarik dan berdaya saing.
Keberadaan mereka memberikan manfaat besar bagi ribuan pengguna jalan yang melintas setiap hari, baik pagi, siang, hingga dini hari. Lapak-lapak ini tidak hanya menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, tetapi juga membantu masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan, seperti pecah ban atau kelelahanM
Salah satu pedagang, Baiq Rohayana, mengungkapkan bahwa keberadaan lapak UMKM ini sangat membantu kehidupannya.
“Kami dulu sempat bingung harus bagaimana setelah penggusuran. Tapi sekarang, dengan lapak baru ini, pelanggan mulai berdatangan. Kami hanya berharap pemerintah bisa lebih mendukung usaha kecil seperti kami,” ujarnya.(14/5/2025)
Antusiasme pengunjung terhadap lapak-lapak UMKM semakin meningkat, terutama di malam hari. Tidak hanya warga sekitar Kecamatan Sakra yang merasakan manfaat, tetapi turis asing pun tertarik untuk singgah dan menikmati suasana. Seorang pengguna jalan, menyampaikan bahwa lapak ini memberikan kemudahan bagi para pelintas.
“Kalau tengah malam, susah cari makanan di jalan. Untung ada para pedagang ini, jadi kami bisa istirahat sejenak dan mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.
Kendati demikian, para pedagang masih berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah. Selama ini, dukungan dari Pemerintah Kecamatan dirasa kurang, sehingga mereka harus bertahan dengan semangat dan kerja keras demi mencukupi kebutuhan keluarga.
Para pelaku UMKM juga berharap adanya perlindungan, kenyamanan, serta pembinaan khusus dari pemerintah daerah maupun DPR agar usaha mereka dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan mendapatkan dukungan penuh dari pemangku kebijakan.
Seorang pedagang menuturkan harapannya, yang mewakili pedagang lainnya.
“Kami ingin usaha ini terus berkembang. Tidak hanya untuk kami sendiri, tapi juga agar masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari keberadaan lapak-lapak ini. Kami mohon pemerintah lebih memperhatikan kami, jangan hanya melihat ketika ada masalah,” katanya penuh harap.
Seiring dengan pertumbuhan lapak-lapak UMKM ini, masyarakat berharap keberadaan mereka dapat terus berkembang tanpa ancaman penggusuran di masa mendatang. Keberhasilan mereka dalam beradaptasi menunjukkan ketahanan serta dedikasi tinggi dalam mengembangkan usaha mandiri di tengah berbagai tantangan.(Korda-NTB)









