TULANG BAWANG II ONTV.CO.ID – Kebakaran lahan rawa di pinggiran Sungai Pidada yang merembet hingga kawasan Perkebunan Kelapa Sawit Plasma Bawang Sakti Blok V, Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil dipadamkan pada Rabu (14/10/2026).
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan personel kepolisian, karyawan perkebunan, serta tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Berkat upaya bersama, api berhasil dikendalikan sehingga kebakaran tidak terus meluas.
Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 11.30 WIB itu menghanguskan lahan seluas kurang lebih 4 hektare, termasuk sekitar 50 batang pohon kelapa sawit. Hingga proses penanganan selesai, total kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan.
Berawal dari Informasi Warga
Kebakaran pertama kali diketahui setelah Kepala Security Plasma Bawang Sakti, Suyitno, menerima telepon dari seorang warga Kampung Banjar Agung bernama Mudir. Warga tersebut menginformasikan adanya kebakaran di lahan rawa pinggiran Sungai Pidada yang berbatasan dengan perkebunan kelapa sawit Plasma Bawang Sakti Blok V.
Menerima laporan tersebut, Suyitno segera menghubungi Wisnu, petugas keamanan perkebunan, dan memerintahkannya untuk memeriksa lokasi kejadian.
Wisnu bersama Seprian kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, keduanya mendapati api telah membakar kawasan lahan rawa dan merembet ke sebagian area perkebunan kelapa sawit.
Informasi kebakaran selanjutnya disebarkan melalui grup WhatsApp karyawan Plasma Bawang Sakti agar upaya pemadaman dapat segera dilakukan.
Libatkan Dua Tangki Perusahaan dan Tim Damkar
Menindaklanjuti informasi tersebut, karyawan perkebunan langsung bergerak melakukan pemadaman dengan mengerahkan dua unit tangki pemadam milik perusahaan.
Upaya tersebut juga mendapat bantuan dari tim Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang turut melakukan penanganan di lokasi.
Selain membantu memastikan situasi di lapangan, personel kepolisian, yakni Aiptu Mairizal Efendi dan Aiptu Nyoman Jajak, turut melakukan pengecekan TKP untuk memperoleh informasi serta memantau kondisi pascakebakaran.
Sinergi antara kepolisian, karyawan perkebunan, dan petugas Damkar menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.
Polisi Imbau Warga Waspadai Kebakaran Lahan
Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan lahan rawa, perkebunan kelapa sawit, dan wilayah yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Selain itu, masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut berisiko menyebabkan api merambat ke area lain dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Polres Tulang Bawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah kebakaran lahan.
Kecepatan menyampaikan informasi, kesiapsiagaan petugas, dan kerja sama seluruh pihak diharapkan dapat mencegah kejadian serupa serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tulang Bawang. (*)












