MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, mendapat dukungan penuh dari Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB atas peluncuran Program Desa Berdaya, sebuah inisiatif strategis yang dinilai sebagai langkah konkret dan realistis untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem di wilayah NTB.
Ketua Fraksi Gerindra, Sudirsyah Sujanto, menyebut program ini sebagai kebijakan cepat dan terukur yang sejalan dengan RPJMD NTB 2025–2030, Rabu (14/8/2025). Ia menegaskan bahwa pendekatan Gubernur Iqbal patut diapresiasi karena menyasar langsung kantong-kantong kemiskinan ekstrem dengan intervensi anggaran sebesar Rp300 juta hingga Rp500 juta per desa.
Sebanyak 106 desa telah ditetapkan sebagai sasaran awal program, termasuk wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi seperti Lombok Utara (23,96%), Lombok Timur (14,51%), dan Kabupaten Bima (13,88%). Sudirsyah menyebut bahwa program ini akan menjadi “jurus sakti” NTB dalam mengurangi kemiskinan secara bertahap namun pasti, dengan mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lokal.
Sinkronisasi dengan Agenda Nasional
Program Desa Berdaya juga dinilai selaras dengan agenda pembangunan nasional, termasuk penurunan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penguatan sektor pariwisata NTB sebagai destinasi kelas dunia. Dukungan dari pemerintah pusat turut memperkuat legitimasi program ini.
Deputi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, Dr. Novrizal Taharz, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemprov NTB dalam menyelaraskan program dengan tujuan nasional. Dalam kunjungannya ke NTB pada 12 Agustus lalu, Novrizal menilai bahwa Desa Berdaya berpeluang membentuk ekosistem ekonomi baru di pedesaan melalui konsep semi closed loop. Ia juga berharap program ini dapat menjadi model pembangunan desa berkelanjutan di tingkat nasional.
Program Terintegrasi: Gizi, Koperasi, dan Kesehatan
Selain fokus pada pengentasan kemiskinan, Program Desa Berdaya juga mendukung berbagai inisiatif nasional seperti:
- Program makan bergizi gratis
- Penguatan koperasi desa
- Sekolah rakyat
- Pemeriksaan kesehatan gratis bagi keluarga miskin
Sudirsyah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB, menyatakan optimisme terhadap dampak langsung program ini. Menurutnya, pendekatan berbasis data dan kebutuhan lokal akan memberikan hasil yang lebih nyata bagi masyarakat.
(Barsa-NTB)












