SUBANG || ONTV.CO.ID – Wasja (51) bersama istri dan kedua anaknya tinggal di rumah dengan ruangan yang sempit dan sangat tidak layak huni, Ia menderita penyakit paru yang sudah sangat kronis, namun dengan keadaan kehidupannya yang serba kekurangan, wasja dengan terpaksa bekerja sebagai kuli tandur dan ngarit rumput demi menghidupi keluarganya.
Wasja tergolong warga miskin dan sakit-sakitan hingga perlu perhatian pemerintah, namun tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan juga dirinya tidak mendapatkan Bansos baik BPNT maupun PKH dari Kemensos.
Saat didatangi ONTV di kediamannya, Dusun Karang Jaya RT/RW 04/04, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, <span;>pada Jumat (14/03/2025), Istri Wasja yang bernama Mulyati menceritakan keadaan keluarganya.
“Kami berempat tinggal dan beristirahat melepas lelah dengan alas tidur seadanya yang penting kami bisa tidur,”ucap Mulyati dengan raut wajah yang penuh beban.
Ia mengatakan, suaminya sudah 4 tahun menderita penyakit paru-paru namun terpaksa harus bekerja demi menghidupi keluarga terutama kedua anaknya.
“Kami selama ini belum pernah mendapat bantuan baik kartu kesehatan maupun BPNT atau PKH, padahal kehidupan kami sangat susah dan orang yang tidak mampu,” ujarnya.
Ia bingung, justru yang mendapatkan Bansos dari pemerintah keadaannya lebih layak daripada dirinya.
“Sebelumnya suami saya rutin berobat ke puskesmas Blanakan, namun sekarang suami saya terpaksa berhenti berobat karena gak ada uang,” ungkapnya lirih.
Lanjut, Ia dan suaminya tidak mempunyai KIS karena tidak tahu bagaimana mengurusnya.
“Kepada pemerintah, perhatikan kami yang hidup susah, kami pingin seperti yang lain mendapatkan bantuan,” harap Mulyati.
Diharapkan pihak terkait dapat membantu permasalahan warga tidak mampu yang hidup di bawah garis kemiskinan agar dapat mendapatkan bantaun.(Bebeng)












