TULANG BAWANG BARAT II ONTV.CO.ID — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan Operasi Pasar Murah Minyakita di Pasar Panaragan Jaya, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
Sinergi Pemerintah dan Satgas Pangan Jaga Stabilitas Harga
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.IK., M.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Juherdi Sumandi, S.H., M.H yang diwakili Kanit Tipidter Ipda M. Yosi Kanulia, S.H., bersama unsur Pemerintah Kabupaten Tubaba, TNI Kodim 0412 Lampung Utara, Bulog Menggala, serta sejumlah OPD terkait, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.
“Operasi pasar murah ini bertujuan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Ipda M. Yosi Kanulia.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tertanggal 8 Mei 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pasar Murah serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Sediakan 600 Liter Minyakita untuk Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui kerja sama lintas sektor menyediakan 50 dus Minyakita atau setara dengan 600 liter minyak goreng untuk masyarakat.
Pelaksanaan operasi pasar murah dilakukan secara bertahap di Pasar Panaragan Jaya, yakni pada 12–13 Mei 2026 untuk tahap pertama, kemudian dilanjutkan pada 18–22 Mei 2026 untuk tahap kedua.
Minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 per liter, dengan pembatasan pembelian maksimal 2 liter per orang guna memastikan pemerataan distribusi kepada masyarakat.
Upaya Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Masyarakat
Kanit Tipidter Ipda M. Yosi Kanulia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan menekan potensi inflasi daerah.
“Pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau melalui intervensi pasar seperti ini,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kegiatan tersebut dengan bijak, berbelanja sesuai kebutuhan, serta tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan kegiatan.(*/Made)












