SUMBAWA BARAT-NTB ||ONTV.CO.ID — Gerakan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) memasuki babak baru. Aliansi Presedium se-Pulau Sumbawa resmi menetapkan tiga agenda besar yang akan mengguncang Jakarta sebagai bentuk perjuangan politik dan moral demi terwujudnya pemerataan pembangunan di wilayah timur NTB.
Dalam rapat konsolidasi akbar yang digelar secara daring pada Sabtu (9/8), Presiden Aliansi PPS, M. Syahril Amin Dea Naga, bersama Sekjen dan seluruh ketua aliansi dari lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, menyepakati langkah strategis berikut:
Tiga Agenda Besar Aliansi PPS di Jakarta:
- Audiensi Resmi dengan DPR RI Komisi II – Bertujuan memastikan dukungan politik terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa, dengan menegaskan bahwa seluruh syarat administratif dan demografis telah terpenuhi.
- Dialog Strategis bersama Diaspora Sumbawa di Jakarta – Membangun dan memperkuat jaringan dukungan moral dari masyarakat perantauan sebagai bagian dari gerakan kolektif.
- Aksi Damai di Depan Kantor Kemendagri dan Istana Negara – Sebagai penegasan bahwa aspirasi rakyat Pulau Sumbawa tidak bisa diabaikan. Gerakan ini akan menjadi simbol perjuangan dan kesatuan masyarakat dalam menuntut keadilan pembangunan.
Pernyataan Tegas dari Presiden Aliansi PPS
Dalam wawancara eksklusif dengan ONTV.co.id pada Minggu (10/8), M. Syahril Amin Dea Naga menegaskan bahwa seluruh elemen aliansi telah bulat tekad untuk berangkat ke Jakarta membawa suara rakyat.
“Ini bukan sekadar perjalanan, ini adalah langkah perjuangan. PPS adalah harga mati. Semua syarat pembentukan provinsi sudah lebih dari terpenuhi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam sepekan ke depan, komunikasi intensif akan dilakukan dengan Komisi II DPR RI, Ketua KP3S Jakarta, Forkornas, dan Forkonda NTB untuk memastikan kelancaran seluruh agenda perjuangan.
(Barsa-NTB)












