SUMBAWA BARAT || ONTV.CO.ID — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sumbawa Barat selama kurang lebih tiga jam pada Minggu (10/5/2025), sejak pukul 14.15 hingga 16.30 WITA, mengakibatkan banjir bandang yang menerjang Desa Seminar Salit, Kecamatan Brang Rea.
Desa Seminar Salit, yang terdiri dari tiga dusun dan berada di dataran tinggi dibandingkan desa lainnya, jarang mengalami hujan dari April hingga Mei 2025. Namun, hujan deras yang terjadi kali ini menyebabkan banjir bandang yang mengejutkan warga.
Ketua BPD Desa Seminar Salit, Abdul Gafoer, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat hujan deras yang sangat lebat serta maraknya dugaan aktivitas ilegal logging di wilayah pegunungan. Pohon-pohon besar yang berfungsi sebagai penahan air telah musnah akibat penebangan, sehingga air hujan langsung mengalir deras ke pemukiman warga.
“Ini bukan sepenuhnya kesalahan warga Seminar Salit, tetapi lebih karena faktor ekonomi. Banyak masyarakat yang terpaksa menebang kayu untuk bertahan hidup karena lahan pertanian mereka belum memiliki jaringan irigasi yang memadai,” ujar Gafoer.
Gafoer meminta pemerintah Desa Seminar Salit, pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat, serta instansi terkait untuk segera mendata kerugian warga akibat banjir dan menyalurkan bantuan secepatnya.
Selain itu, Gafoer juga menyarankan kepada pemerintah Provinsi NTB, khususnya Dinas Kehutanan dan pengelola hutan BKPH Puncak Ngegas Brang Rea, agar lebih proaktif dalam melakukan patroli pengawasan terhadap pengusaha kayu dan penebang liar.
“Mereka hanya memikirkan keuntungan usaha tanpa peduli terhadap keselamatan masyarakat Seminar Salit,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa banyak warga yang mengadu ke BPD karena khawatir kejadian serupa akan terulang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara itu, untuk kerugian harta benda, pihak terkait masih melakukan pemeriksaan di lapangan. Saat ini, air banjir telah surut.(Biro KSB)












