SUBANG || ONTV.CO.ID – Para nelayan di Pantura Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengeluhkan rusaknya eskavator amphibi yang sangat vital untuk menunjang aktivitas mereka melaut. Akibat tidak berfungsinya alat berat tersebut, pendangkalan alur muara sungai yang menjadi akses utama kapal nelayan semakin parah, menghambat kegiatan mereka mencari nafkah.
Menurut para nelayan, eskavator yang biasa beroperasi di Blanakan mengalami kerusakan sejak enam bulan terakhir dan kini teronggok tanpa perbaikan. Kondisi ini membuat para nelayan dihantui kekhawatiran akan semakin dangkalnya alur sungai. Padahal, eskavator tersebut merupakan satu-satunya alat yang mereka harapkan untuk mengeruk pendangkalan di muara sungai Blanakan. Akibatnya, nelayan yang ingin keluar masuk tempat pelelangan ikan harus menunggu air pasang.
Seorang nelayan, Dasman, menyatakan bahwa tanpa eskavator, akses perairan semakin terbatas, sehingga berdampak pada kelangsungan usaha nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil tangkapan mereka.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Subang untuk segera menangani masalah ini. Jika tidak segera diperbaiki, aktivitas nelayan dan produksi ikan akan semakin terganggu,” ujar Dasman.
Para nelayan mendesak pihak terkait agar segera mengambil tindakan demi kelangsungan mata pencaharian mereka dan keberlanjutan produksi perikanan di daerah tersebut. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan eskavator akan diperbaiki.(AHD)












