SUBANG || ONTV.CO.ID – Ratusan hektar areal persawahan dan tambak di wilayah Pantura Subang terendam banjir akibat meluapnya sejumlah saluran. Selain merendam areal persawahan dan tambak, banjir juga merendam akses jalan menuju tambak.

Intensitas hujan tinggi dan buruknya sistem pembuangan air akibat sedimentasi di sejumlah saluran air menuju laut menyebabkan ratusan hektar areal persawahan dan tambak di Desa Langensari, Blanakan dan Desa Muara terendam banjir.
Kondisi banjir meninggi hingga limpas ke jalan setinggi 10 cm hingga 30 cm, hal tersebut menyebabkan petambak yang akan ke lokasi tambak terganggu bahkan sejumlah kendaraan yang memaksa menerobos genangan banjir menjadi mogok.
“Penyebabnya air gak bisa jalan ke laut, salurannya mandek,” ujar Pidin, salah seorang petani tambak Desa Langensari.(10/2/2025)
Pidin menambahkan kondisi banjir yang merendam akses jalan dan tambak tahun ini lebih parah dari tahun lalu.
“Ya jelas petani tambak rugi,” pungkasnya.
Diharapkan agar pemerintah Kabupaten Subang segera memberikan perhatian serius terhadap banjir yang kerap merendam sawah, tambak dan akses jalan.(ahd)












