MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID — Sejumlah warga terdampak banjir di Kelurahan Majeluk, Kota Mataram, mengaku lebih dulu kelaparan sebelum mendapatkan bantuan yang layak. Keterlambatan penanganan oleh Pemerintah Kota Mataram menuai sorotan keras dari Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, Hj. Baiq Mardiati, yang turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Selasa (8/7/2025).
“Sampai tadi sore, banyak warga belum menerima bantuan sembako. Sampah dan kotoran masih menumpuk di lingkungan mereka. Ini sangat disayangkan, mengingat lokasinya begitu dekat dengan pusat pemerintahan,” tegas Baiq Mardiati.
Dalam kunjungannya, Mardiati melihat langsung sisa-sisa banjir yang belum dibersihkan, dengan sejumlah titik masih dipenuhi limbah rumah tangga dan genangan air. Ia menilai Pemerintah Kota belum sigap dalam menanggulangi dampak pascabanjir, terutama dalam hal kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Pemkot harus lebih cepat tanggap. Sampah tidak bisa dibiarkan berlama-lama, karena bisa memicu penyakit. Ini soal nyawa dan kesehatan warga,” ujarnya dengan nada prihatin.
Tak hanya persoalan kebersihan, Mardiati juga menyoroti kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar para pengungsi. Ia mendesak agar bantuan seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan harian lainnya segera disalurkan secara merata dan berkelanjutan.
“Pemerintah harus hadir, bukan hanya di media, tapi langsung di tengah rakyat. Kami dari Partai Gerindra siap membantu, tapi tentu tidak bisa berjalan sendiri,” tutupnya.
(Biro-KSB)












