BeritaDaerahHukum & Kriminal

SBMI NTB Apresiasi Polres Lombok Timur: Gagalkan 20 Anak Jadi Calon Korban TPPO

×

SBMI NTB Apresiasi Polres Lombok Timur: Gagalkan 20 Anak Jadi Calon Korban TPPO

Sebarkan artikel ini

LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID — Masyarakat dan Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Buruh Migran Indonesia (DPW SBMI) Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi kepada Polres Lombok Timur atas tindakan cepat menggagalkan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap 20 anak usia rata-rata 15 tahun yang nyaris diberangkatkan secara ilegal ke Kalimantan.

Menurut laporan berbagai media, puluhan anak remaja dijanjikan bekerja dengan gaji tinggi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Namun, keberangkatan mereka dilakukan secara diam-diam oleh oknum yang diduga sponsor, tanpa sepengetahuan orangtua, pada Selasa (29/7/2025).

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

“Mengetahui anak-anak mereka tidak ada di rumah, orangtua segera meminta bantuan pemerintah desa dan SBMI untuk mendampingi pelaporan ke Polres Lombok Timur,” jelas Ketua SBMI NTB, Usman, pada Ahad (3/8/2025).

Anak-anak tersebut:

  • 3 berasal dari Sakra Timur
  • 1 dari Kecamatan Sakra
  • Sisanya dari Mataram dan Lombok Barat

Meski memiliki KTP dengan usia 18 tahun, mereka ternyata masih berstatus pelajar SLTA dan rata-rata berusia 15 tahun.

Berkat respons cepat Polres Lombok Timur, anak-anak tersebut berhasil diamankan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, saat akan diberangkatkan melalui jalur laut.

“Pengungkapan kasus TPPO ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara aparat kepolisian, organisasi masyarakat sipil, NGO, serta partisipasi aktif warga dalam memerangi kejahatan perdagangan manusia,” kata Usman.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, tidak mudah tergiur tawaran kerja dari agen atau calo yang belum jelas, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga agar terhindar dari potensi kejahatan TPPO.

(den)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan