MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID — Setelah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan, Bank NTB Syariah akhirnya menetapkan sosok baru untuk menduduki kursi tertinggi di jajaran direksi. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 30 Juni 2025, pemegang saham resmi menunjuk Nasaruddin sebagai calon Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah.
Meski telah mulai berkantor, Nasaruddin belum dapat menjalankan tugas secara penuh. Hal ini karena ia masih menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala OJK NTB, Rudy Sulistyio, menegaskan bahwa pengangkatan direksi di sektor perbankan tidak bisa dilakukan secara efektif sebelum dinyatakan lolos uji tersebut.
“Kalau sekadar mulai berkantor, boleh saja. Tapi untuk mengambil keputusan strategis, harus menunggu hasil fit and proper test dari OJK,” tegas Rudy saat diwawancarai media, Rabu siang (3/7/2025).
Menurut Rudy, pihaknya telah menerima pemberitahuan resmi dari Gubernur NTB selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), serta dari Kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Saat ini, seluruh dokumen persyaratan tengah dilengkapi untuk diajukan ke OJK pusat.
Situasi ini dinilai mendesak, mengingat beberapa posisi strategis di Bank NTB Syariah telah lama kosong.
“Kalau terlalu lama dibiarkan, bisa berdampak pada stabilitas dan operasional bank. Maka harus segera diisi secara proporsional,” tambah Rudy.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, H. Wirajaya Kusuma, menjelaskan bahwa penunjukan Nasaruddin bukan tanpa dasar. Sebelumnya, ia telah mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada 24–26 Juni 2025. Hasil asesmen menyatakan Nasaruddin memenuhi kriteria dengan status “disarankan”.
“Berdasarkan hasil asesmen LPPI, panitia seleksi mengusulkan ke Gubernur. Selanjutnya, Gubernur sebagai PSP mengusulkan penetapan Nasaruddin sebagai Dirut dalam RUPS,” jelas Wirajaya.
Dengan rekam jejak panjang di industri perbankan nasional, termasuk pernah menjabat sebagai Komisaris Bank Syariah Indonesia dan Regional CEO BRI Wilayah Jakarta, Nasaruddin diharapkan mampu membawa Bank NTB Syariah ke arah yang lebih kompetitif dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
(Biro-KSB)












