SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID – Lembaga penelitian dan konsultan lokal, MY Institute, resmi merilis hasil survei terkait 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Amar-Hanipah, pada Selasa, 3 Juni 2025. Survei ini bertujuan menilai implementasi visi dan misi “Sumbawa Barat Maju Luar Biasa”, serta mengukur dampak kebijakan terhadap masyarakat.
Menurut peneliti MY Institute, Yadi Satriadi, survei ini melibatkan 400 responden dari delapan kecamatan dengan metode Double Sampling, yang menggabungkan survei tatap muka sebelumnya dengan stratified random sampling untuk wawancara via telepon. Dengan margin of error sebesar ±5% dan tingkat kepercayaan 95%, hasil survei ini dinilai representatif.
Penilaian Masyarakat terhadap Sosialisasi dan Pelayanan Publik
Direktur MY Institute, Miftahul Arzak, mengungkapkan bahwa 79,7% masyarakat telah mengenal visi dan misi Amar-Hanipah. Namun, hanya 67,5% yang menilai bahwa sosialisasi visi-misi telah berjalan optimal. Sementara itu, dalam hal pelayanan publik, 45,8% warga mengaku merasakan peningkatan, tetapi hampir separuh responden lainnya belum merasakan dampak signifikan.
Dalam aspek transparansi pemerintahan, 53% responden merasa bahwa informasi dari pemerintah kini lebih mudah diakses, dengan Facebook (74,5%) dan TikTok (29%) menjadi sumber utama informasi program daerah.
Progres di Sektor Kesehatan dan Ekonomi
Survei mencatat bahwa 59,7% masyarakat menilai pelayanan kesehatan semakin membaik dalam tiga bulan terakhir. Di sisi ekonomi, 57,8% warga melihat upaya pemerintah dalam membuka lapangan kerja baru. Program bantuan sosial juga mendapat apresiasi, dengan 53% responden menyatakan bantuan telah lebih tepat sasaran.
Meskipun terjadi peningkatan di berbagai sektor, masyarakat masih melihat tantangan yang perlu diselesaikan, seperti lapangan kerja, infrastruktur, kenakalan remaja, dan keamanan. Sebanyak 52,2% masyarakat sudah mulai merasakan perbaikan infrastruktur, tetapi tetap diperlukan langkah lanjut untuk memenuhi harapan warga.
Aspirasi dari LSM FASMAR-SB
Pendiri LSM Forum Aspirasi Masyarakat Sumbawa Barat (FASMAR-SB), Albar, memberikan apresiasi terhadap survei MY Institute sebagai barometer penilaian masyarakat terhadap pemerintahan Amar-Hanipah. Ia menyoroti kebijakan Kartu Maju KSB yang multifungsi sebagai alat pembayaran sekaligus ATM, sebagai inovasi yang patut diapresiasi.
Namun, Albar menyarankan agar ke depan, dalam rolling jabatan ASN dan tenaga honorer, pemerintah lebih profesional dengan mempertimbangkan kompetensi pendidikannpegawai, bukan berdasarkan rekomendasi tim sukses semata. Ia optimistis bahwa pada tahun 2026, pemerintahan Amar-Hanipah akan lebih maju sesuai harapan rakyat.
Tingkat Kepuasan dan Tantangan ke Depan
Secara umum, 61% responden menyatakan puas terhadap kinerja 100 hari Amar-Hanipah.
“Ini masih tergolong aman dan positif di awal kepemimpinan,” ujar Miftahul Arzak.
Namun, ketika ditanya mengenai optimisme masa depan, angka tersebut sedikit menurun menjadi 59,7%, yang menunjukkan bahwa meskipun kepercayaan publik sudah terbentuk, pemerintah harus tetap memperhatikan aspirasi masyarakat dalam kebijakan ke depan.(Biro-KSB)












