SUBANG II ONTV.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar rapat pleno penetapan nomor urut dan gambar calon Kepala Desa Dukuh untuk pelaksanaan Pilkades Tahun 2026.
Dalam rapat pleno tersebut, terdapat tiga calon Kepala Desa Dukuh yang mengikuti tahapan pengambilan nomor urut. Hasil pengundian menetapkan Jaying memperoleh nomor urut 1, Iding nomor urut 2, dan Ade nomor urut 3.
Proses pengambilan nomor urut berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Masing-masing calon juga didampingi tim sukses dengan jumlah maksimal 10 orang sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Ciasem yang diwakili Kasi Pemerintahan (Kasi Pem) Ida Darwati, Kapolsek Ciasem AKP Endang Kurniawan, Danramil 0605 Kapten Inf Amin, PLH Kepala Desa Dukuh Aep Saepudin, serta Ketua Panitia Pilkades Warca.
Dalam sambutannya, Ida Darwati mengingatkan seluruh calon agar menjaga kerja sama dan kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, kompetisi dalam Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi sehingga setiap calon harus siap menerima hasil akhir dengan lapang dada.
“Dalam kompetisi Pilkades tentunya ada yang menang dan ada yang kalah. Yang kalah harus siap legowo, sementara yang menang jangan jumawa. Rangkul yang kalah untuk bersama-sama membangun desa,” ujar Ida.
Ia menegaskan, ketiga calon yang maju merupakan putra terbaik Desa Dukuh sehingga persatuan dan kebersamaan harus tetap dijaga meskipun terdapat perbedaan pilihan.
Sementara itu, Kapolsek Ciasem AKP Endang Kurniawan mengimbau Panitia Pilkades Desa Dukuh agar menjalankan seluruh tahapan secara netral, transparan, dan sesuai dengan ketentuan Peraturan Bupati (Perbup).
“Kami mengimbau panitia agar bekerja netral dan transparan serta menjalankan tugas sesuai peraturan yang berlaku. Apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan,” tegasnya.
Kapolsek juga meminta seluruh unsur masyarakat, mulai dari RT, RW hingga Linmas, turut meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan, salah satunya melalui kegiatan ronda malam.
“Keamanan dan ketertiban harus bersama-sama dijaga agar situasi di Desa Dukuh tetap aman dan kondusif,” katanya.
Di tempat yang sama, PLH Kepala Desa Dukuh Aep Saepudin meminta seluruh perangkat desa, mulai dari ketua RT, RW, kepala dusun hingga jajaran perangkat desa lainnya, untuk menjaga netralitas selama proses Pilkades 2026.
Ia mengingatkan agar tidak ada perangkat desa yang membuat kegaduhan atau berpihak kepada salah satu calon.
“Jangan sampai kita keluar dari rel. Kita harus tetap lurus dan menjaga netralitas. Apabila ditemukan ada yang melenceng dari ketentuan, kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi,” tegas Aep.
Dengan telah ditetapkannya nomor urut tersebut, seluruh tahapan Pilkades Desa Dukuh diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, demokratis, dan kondusif hingga pelaksanaan pemungutan suara. (Bebeng)












