SUBANG-JABAR || ONTV.CO.ID – Kisah pilu datang dari Dusun Dukuh Tengah RT 04/RW 03, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang. Seorang lansia bernama Nenek Warsem (89) hidup sebatangkara tanpa anak dan kini hanya mengandalkan belas kasihan saudara serta tetangga untuk bertahan hidup.
Nenek Warsem memiliki seorang adik laki-laki, Kake Wiryadi (66), yang juga tidak memiliki keturunan. Kondisi ekonomi keluarga ini sangat memprihatinkan. Wiryadi bekerja di rumah bidan Desa Dukuh dengan upah harian Rp25.000, sementara kebutuhan hidup sehari-hari Nenek Warsem ditopang oleh kerabat dan warga sekitar.
Hidup Tanpa Bantuan Sosial
Mirisnya, hingga usia senjanya, Nenek Warsem belum pernah menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Padahal, kondisi fisiknya yang renta jelas membutuhkan perhatian dan dukungan. Saat ini, pengurusan sehari-hari Nenek Warsem dilakukan oleh ponakannya.
Keterangan Pemerintah Desa
Ketika tim media mendatangi Kantor Desa Dukuh pada Senin (15/6/2026), Kasi Kesra Otong menjelaskan bahwa data kependudukan Nenek Warsem masih perlu diperbaiki.
“Setelah datanya diperbaiki, pemerintah desa akan mengupayakan agar Nenek Warsem bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Harapan Warga
Kisah Nenek Warsem menjadi potret nyata masih adanya warga lanjut usia yang luput dari perhatian program bansos. Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti agar lansia sebatangkara ini dapat menikmati haknya sebagai penerima bantuan sosial.
(Bebeng)












