LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID – Setiap kali hujan deras mengguyur, SDN 1 Pemongkong di Dusun Serumbung, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, kembali tergenang. Fenomena ini bukan sekadar musibah alam, melainkan masalah struktural yang berulang akibat ketiadaan saluran pembuangan air yang memadai.
Genangan air di ruang kelas bukan hanya mengganggu aktivitas belajar, tetapi juga mengancam keselamatan, kesehatan, serta hak dasar siswa untuk memperoleh pendidikan yang layak. Ketika lantai sekolah berubah menjadi kolam, yang tenggelam bukan sekadar fasilitas, melainkan tanggung jawab bersama.
Masalah ini nyata dan kasat mata. Karena itu, pendekatan darurat tidak lagi cukup. Pembangunan drainase permanen dan penataan lingkungan sekolah menjadi keharusan mendesak agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Provinsi NTB, hingga Pemerintah Pusat untuk segera bertindak cepat, terukur, dan tuntas. Menunda berarti membiarkan anak-anak belajar dalam risiko. Pendidikan yang terus terendam adalah alarm keras bahwa negara harus hadir sekarang, bukan nanti.
(Den)












