BEKASI || ONTV.CO.ID — Sebanyak 63 orang dari berbagai daerah di Indonesia melaporkan diri sebagai korban penipuan oleh pemilik bengkel Vespa berinisial AWP di Jalan Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi. Modus yang digunakan pelaku adalah jual beli Vespa fiktif, servis, restorasi, hingga penjualan suku cadang dan aksesori, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Modus Penipuan yang Terstruktur
Salah satu korban, Andree Noviar Pradana (32), mengaku tertipu sebesar Rp25,5 juta setelah tergiur tawaran kerja sama jual beli Vespa jenis PTS. Setelah uang dikirim, unit Vespa tak kunjung diterima dan pelaku menghilang. “Modusnya jual beli Vespa, tapi barang tak pernah dikirim, uang pun raib,” ujar Andree.
Pelarian dan Penangkapan
Pelaku sempat melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah dan bersembunyi di Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Ia akhirnya ditangkap oleh Polres Metro Bekasi Kota pada Senin (4/8/2025) di Cikarang. Dalam pertemuan sebelumnya dengan korban, AWP mengakui kesalahannya dan berdalih tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Korban dari Berbagai Daerah
Para korban berasal dari Jakarta, Bogor, Palembang, Riau, Karawang, Cikarang, Subang, Wonosobo, hingga Makassar. Mereka tergabung dalam komunitas Vespa dan merasa tertipu oleh reputasi bengkel yang sebelumnya dikenal luas.
Langkah Hukum
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor registrasi LP/B/1.722/VII/2025/SPKT.SAT RESKRIM/POLRES METRO BEKASI KOTA/PMJ. Para korban berharap proses hukum berjalan transparan dan pelaku mendapat hukuman setimpal.
Sumber: kompas.com












