SUMBAWA-NTB || ONTV.CO.ID — Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Ir. Syarafuddin Jarot, MP dan Drs. H. Mohammad Ansori, akan segera melaksanakan mutasi perdana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Langkah ini menandai babak baru reformasi birokrasi yang sempat tertunda sejak pelantikan mereka pada 20 Februari 2025.
Meski mutasi direncanakan sejak awal masa jabatan sebagai bagian dari program kerja 100 hari, fokus pemerintahan sempat dialihkan untuk mendorong sinkronisasi program strategis dari pusat ke daerah. Kini, setelah menyelesaikan tugas dinas luar daerah, Pemkab Sumbawa bersiap melakukan perombakan birokrasi secara menyeluruh.
Dalam sambungan telepon dengan ONTV, Bupati Jarot menegaskan bahwa mutasi akan segera dilaksanakan. “Insyaallah dalam waktu dekat akan rampung, kami masih menunggu persetujuan resmi dari Kemendagri,” ujarnya.
Sebagai persiapan, BKPSDM Sumbawa telah melakukan uji kesesuaian jabatan terhadap 29 pejabat eselon II melalui metode Job Fit, melibatkan tim seleksi independen yang terdiri dari tokoh masyarakat dan akademisi, termasuk Drs. H. Rasyidi (mantan Sekda Sumbawa), Prof. Dr. Taslim, dan Dr. H. Amri Rahman dari Universitas Mataram. Tujuannya adalah memastikan potensi dan kompetensi ASN sesuai dengan posisi jabatan, serta mengevaluasi kinerja sebelumnya secara objektif.
Uji kompetensi juga akan diperluas ke 564 pejabat eselon III dan IV, bekerja sama dengan BKN.
“Kami ingin birokrasi yang lebih akuntabel, terbuka, dan berbasis sistem merit,” tambah Bupati Jarot.
Menanggapi kemungkinan adanya campur tangan politik dalam proses mutasi, Bupati dengan tegas membantah.
“Tolong dicatat, sama sekali tidak ada unsur politik. Semua dilakukan transparan dan sesuai prosedur, beda dengan daerah lain,” tegasnya.
(Biro-KSB)












