BeritaDaerahPariwisata

Dampak Viral Video Bupati, Pendamping Pegiat Wisata Teluk Ekas Ungkap Kronologi dan Harapan Penataan

×

Dampak Viral Video Bupati, Pendamping Pegiat Wisata Teluk Ekas Ungkap Kronologi dan Harapan Penataan

Sebarkan artikel ini

LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID – Polemik yang mencuat pasca viralnya video Bupati Lombok Timur, H. Khaerul Warisin, memicu beragam komentar dari masyarakat NTB, terutama terkait isu penataan wisata di Teluk Ekas. Di tengah sorotan publik, Aishah, yang dikenal sebagai pendamping investor sekaligus pemerhati dan pendamping para pelaku wisata Teluk Ekas, mulai mengungkap kronologi di balik dinamika kawasan tersebut.

Menurut Aishah, sejak tahun 2023 ia bersama Dinas Pariwisata Lombok Timur telah melakukan berbagai pendekatan, diskusi, dan musyawarah dengan para pelaku wisata di Teluk Ekas guna menyerap aspirasi dan merespons berbagai keluhan yang muncul dari masyarakat serta pelaku usaha lokal.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

“Permasalahan utama berkaitan dengan penggunaan ombak yang tidak seimbang dengan carrying capacity kawasan, serta sistem pembagian aktivitas selancar yang dinilai tidak menguntungkan pelaku wisata dan pengusaha lokal,” jelas Aishah, Jumat (20/6/2025).

Ia menambahkan bahwa pelaku wisata asal Lombok Timur dan wisatawan yang menginap di wilayah tersebut kerap kali mendapatkan jadwal bermain ombak yang tidak sesuai, sehingga menimbulkan keresahan. Menanggapi keluhan itu, Aishah bersama Dinas Pariwisata mencoba merumuskan solusi dan meninjau regulasi yang mendukung keberpihakan terhadap hak-hak pegiat wisata lokal.

Aishah menyebut bahwa aksi Bupati Lombok Timur yang sempat menjadi perbincangan luas di media sosial justru mencerminkan upaya untuk menjawab persoalan yang selama ini dialami masyarakat.

“Kami menilai Bupati patut didukung karena memperjuangkan hak-hak warga, khususnya pelaku wisata lokal,” ungkapnya.

Adapun kunjungan Bupati ke Teluk Ekas dilakukan untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat dan pegiat wisata, serta menyiapkan penataan kawasan wisata yang lebih terstruktur. Rencana tersebut meliputi pembangunan fasilitas umum, penyediaan jaringan komunikasi, ATM, dan fasilitas baywatch guna menjamin kenyamanan wisatawan serta mendorong dampak ekonomi yang positif bagi warga sekitar.

Dalam peninjauan lokasi, Bupati bersama rombongan bahkan menyampaikan imbauan langsung kepada penyedia layanan wisata laut agar menambatkan perahu di daratan sebelum membawa wisatawan ke laut. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerjasama yang lebih menguntungkan semua pihak, termasuk penduduk lokal.

“Kami justru bersyukur dengan adanya kejadian ini karena menjadi titik awal untuk berbenah. Kami berharap penataan yang dilakukan dapat membawa dampak positif yang lebih luas,” tutur Aishah menutup pernyataannya.

(Den)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan