BeritaDaerahPeristiwa

Massa KP4S Tutup Pelabuhan Poto Tano, Tuntutan Pemekaran Pulau Sumbawa Belum Temukan Solusi

×

Massa KP4S Tutup Pelabuhan Poto Tano, Tuntutan Pemekaran Pulau Sumbawa Belum Temukan Solusi

Sebarkan artikel ini

SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID – Sejak pukul 11.00 WITA, Senin (26/5/2025), ratusan massa dari Komite Perjuangan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S) menggelar aksi demonstrasi di Jalan Raya Tano, menuntut pemekaran wilayah Pulau Sumbawa menjadi provinsi tersendiri. Aksi ini menyebabkan lumpuhnya jalur transportasi, termasuk aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Poto Tano.

Sekitar 500 orang berpartisipasi dalam aksi tersebut, dengan spanduk dan atribut bertuliskan “PPS Harga Mati” serta “Keadilan untuk Pulau Sumbawa” mendominasi berbagai lokasi strategis. Selain aksi di daratan, para nelayan juga menunjukkan dukungan dengan memarkir perahu mereka di dermaga.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Ketua aksi KP4S, M. Syahril Amin, menyatakan bahwa keterlibatan nelayan dalam aksi ini menunjukkan betapa seriusnya dukungan masyarakat terhadap tuntutan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Pemblokiran jalan yang dilakukan massa KP4S dan masyarakat Desa Poto Tano membuat kendaraan yang hendak melakukan penyebrangan terpaksa menunggu hingga aksi selesai.

Dalam orasi lantang, Jibes Raul Fernases menegaskan bahwa tuntutan utama aksi ini adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto mencabut moratorium dan segera menyetujui pembentukan PPS.

“Kami tidak anti terhadap masyarakat Pulau Lombok, tetapi kami ingin berdiri sendiri demi masa depan anak dan cucu kami,” ujar Jibes.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnaen, S.IP, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menurunkan 600 personel gabungan, termasuk bantuan BKO dari Polda NTB, guna memastikan jalannya aksi berlangsung aman.

“Kami fokus pada pendekatan humanis dan persuasif. Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, namun juga memastikan tidak ada gangguan keamanan yang meluas,” ujar AKBP Zulkarnaen.

M. Syahril Amin menambahkan bahwa aksi ini akan terus berlanjut hingga Presiden Prabowo Subianto menyetujui pemekaran Pulau Sumbawa. Bahkan, massa berencana mendirikan tenda di jalan raya pintu masuk Pelabuhan Poto Tano sebagai bentuk protes yang berkelanjutan.(Biro-KSB)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan