SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID – Front Pejuang Provinsi Pulau Sumbawa (FP3S) mengumumkan rencana aksi damai sebagai bentuk kekecewaan terhadap tujuh anggota DPR-RI dan DPD-RI yang dianggap gagal memperjuangkan aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa. Aksi ini akan berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, di batas Kota Bima, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai.
Dalam aksi tersebut, FP3S bersama masyarakat dari berbagai penjuru Pulau Sumbawa akan menggelar upacara penurunan foto para anggota legislatif yang dinilai tidak mampu mewujudkan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa. Menurut FP3S, tindakan ini bukan sekadar simbolik, tetapi merupakan pesan moral bagi para wakil rakyat yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan masyarakat.
Keinginan untuk membentuk Provinsi Pulau Sumbawa telah lama menjadi tuntutan rakyat, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari para wakil rakyat di Senayan. FP3S menilai bahwa selama periode 2019-2024, tidak ada suara lantang yang benar-benar memperjuangkan pemekaran wilayah tersebut, melainkan hanya retorika politik.
Dalam undangan terbuka yang tersebar di media sosial, tampak tujuh gambar anggota DPR-RI dan DPD-RI yang sebelumnya dianggap mampu memperjuangkan aspirasi rakyat Pulau Sumbawa. Namun, masyarakat merasa kecewa karena janji-janji politik mereka tidak terealisasi. Oleh karena itu, masyarakat sepakat untuk menurunkan foto-foto mereka sebagai bentuk mosi tidak percaya.
Aksi ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan warga dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima. Mereka menyerukan agar wacana pemekaran tidak lagi menjadi sekadar janji politik menjelang pemilu, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata.
FP3S menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk ekspresi konstitusional rakyat yang dijamin oleh undang-undang. Mereka juga memastikan bahwa aksi ini akan berlangsung secara damai, tanpa unsur kekerasan atau paksaan.(BIRO-KSB)












