KARAWANG || ONTV.CO.ID – Program rehabilitasi saluran drainase lingkungan pembangunan drainase (banjir) Dusun Sukajaya rt 13/03 Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta (Banprop) jabar dengan panjang 2 x 195.Meter dan tinggi 80.Cm
Dengan nilai Rp.189.031.00; (status delapan puluh sembilan juta tiga puluh satu ribu rupiah) dengan jangka waktu pelaksanaan 17 September hingga 22 juli 2022 yang berasal dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD 1) tahun anggaran 2022 dan pelaksana pekerjaan atau penyedia jasa CV. Mulya Pratama yang saat ini sedang dalam pelaksanaan kerjakan.
Hasil informasi yang di himpun oleh awak media ontv di lapangan,pekerjaan yang di laksanakan di Desa kemiri tidak ada pengawasan dan pantauan dari pihak pelaksana atau pihak dinas PUPR.
Hasil dari pekerjaan tersebut pun di duga tidak sesuai RAB sehingga hasil pelaksanaan pekerjaan nya pun kurang maksimal ,dengan adanya hal tersebut awak media sebagai tugas sosial kontrol meminta kepada pihak terkait BPK atau Dinas PUPR agar segera sidak kelapangan untuk mengkroscek hasil dari pekerjaan tersebut.
Agar dengan anggaran yang besar hasil dari pekerjaan tersebut bisa sesuai harapan, jangan sampai dengan anggaran yang besar hasil nya tidak sesuai dengan harapan atau tidak maksimal.
Terkait dengan hal ini awak media ontv coba berikan informasi kepada pihak terkait dinas PUPR karawang dalam hal ini Kasie SDA,Akan tetapi pihak dinas masih belum bisa memberikan informasi sampai berita ini di terbitkan.
Sontak saja pemdes Desa Kemiri di wakili sekretaris Desa (Gunawan red) mengkritisi pelaksanaan pekerjaan yang ada di wilayahnya.
Kami dari pemerintah desa belum pernah ketemu dengan team pelaksana di lapangan. Kan Seharusnya sebelum pelaksanaan kasih kabar dan informasi dulu temu darat ke kantor Desa pelaksananya sehinga pemerintah desa bisa memantau dan ikut mengawasi pekerjaan demi terciptanya pekerjaan yang lebih baik, sehingga dapat hasil dari pekerjaan yang baik karena ini kepentingan warga masyarakat sekitar.imbuhnya
Sekdes Gunawan berharap pihak dinas PUPR agar bisa turun langsung sidak ke lapangan untuk mengawasi pekerjaan apakah hasil pekerjaan itu sesuai Spek atau tidak, jelasnya.(hr)












