Jakarta,ontv.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto bahwa banyak oknum yang sering memainkan anggaran pertahanan.
Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Seskoal Tahun 2019 di Aula Jos Soedarso, Seskoal, Jakarta rabu (30/10).
Luhut mengatakan, saat bertemu dengan Prabowo menyampaikan anggaran pertahanan untuk tiga matra TNI saat ini Rp 131 Triliun. Menurutnya anggaran tersebut kedepan akan terus bertambah.
“Tadi saya bilang Pak Prabowo, anda punya anggaran 131 triliun (rupiah), ini nanti tahun depan akan kita tambahin terus. Jadi kita harus betul betul menyiapkan. Makanya tadi Pak Prabowo bilang ‘saya mau buat TNI powerfull’. Saya bilang, eh malingnya banyak banget itu saya lihat,”kata Luhut.
Ia mencontohkan salah satunya seperti pada pembelian pesawat sukhoi. Dilaporkan kepada Presiden harga satu pesawat sebesar 105 juta dollar Amerika. Namun setelah dichek harganya hanya 67 juta dollar AS.
Oleh karena itu, Luhut berpesan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali dikemudian hari, mengingat anggaran TNI paling besar apabila dibandingkan dengan kementerian dan lembaga tinggi lainnya.
Dalam kesempatan ini, Ia juga menyampaikan bahwa usulan untuk penambahan secara bertahap anggaran pertahanan sudah disampaikannya kepada Presiden.(red)














