Karawang,ontv.co.id – Semua anggota badan permusyawaratan desa (BPD) Desa Ciwaringin Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang menggelar rapat evaluasi mengenai bantuan yang diterima dari pemerintah karena dampak pandemi covid 19/virus corona, bantuan dari pusat, Provinsi, Kabupaten, Deptan dan BLT Anggaran Dana Desa, Rabu, (29/7).
Menurut Obed, Kabid Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat BPD Desa Ciwaringin, bantuan dari pemerintah baik dari pusat, provinsi, kabupaten, deptan dan BLT DD, belum begitu tepat sasaran apalagi mewujudkan pancasila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia karena masih ada nya tumpang tindih yang mendapatkan bantuan dan masih ada masyarakat yang kategori miskin yang tingkat ekonomi rendah masih ada yang belum kebagian bantuan dari pemerintah.
Tujuan evaluasi adalah untuk melihat dan mengetahui proses yang terjadi dalam kegiatan sejauh mana keberhasilan dan transparansi serta kelemahan / kekurangan dalam kegiatan tersebut
Namun meski begitu, “kami BPD tidak menyalahkan pihak pemerintah desa (Pemdes) karena sepengetahuan kami pemdes sudah mendata dan mengajukan semua yang masuk kategori keluarga tidak mampu dan rawan miskin” ujarnya Obed.
Adapun data yang keluar entah itu dari mana, karena data yang keluar tidak sesuai dengan apa yang pemdes Ciwaringin ajukan, “kami selaku BPD dari awal terus monitoring pihak Pemdes mulai dari pendataan sampai pengajuan ,tapi entah kenapa, apa yang pemdes ajukan tidak semua di Kabulkan oleh pemerintah, “malah data yang di turunkan ke pihak pemdes sebagian kurang sesuai dengan yang telah kami ajukan” ungkapnya.
Apalagi sekarang bantuan banprov bulan ke 3 ada nya pengurangan kuota yang awal nya 151penerima menjadi kurang daru 50% nya ,adapun data yang mendapatkan dan yang tidak, bukan pihak pemdes yang melakukan, jadi hal inilah menimbulkan polemik dan ekses di masyarakat karena masih ada yang tidak mendapatkan bantuan dan juga di coret nama nya,padahal tingkat ekonomi nya lebih rendah dari yang mendapatkan bantuan.
“Itu membuat kami, BPD dan Pemdes Ciwaringin kewalahan menjawab protes warga seolah-olah kami pihak pemerintahan paling bawah di adu domba dengan masyarakat adanya bantuan untuk Covid 19.” tandasnya, pada evaluasi BPD di aula kantor desa Rapat Ciwaringin, Rabu, (29/7).
Dengan dilakukanya rapat evaluasi tersebut untuk mencari solusi terbaik, agar tidak terjadi lagi polemik di pemdes Ciwaringin.
(HS/red).












