BeritaDaerah

Modus Anyar Pada Bantuan Kementerian Pertanian RI Karawang

×

Modus Anyar Pada Bantuan Kementerian Pertanian RI Karawang

Sebarkan artikel ini

Karawang,ontv.co.id – Modus baru terjadi di kecamatan cibuaya karawang ,subsidi benih padi hak petani di kampak segelintir oknum……?

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Kementrian Pertanian Republik Indonesia (KEMENTAN RI ) menggelontorkan bantuan benih padi keseluruh Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) dan Kelompok Tani (POKTAN) yang ada di kelurahan/ pedesaan target sasarannya adalah untuk percepatan tanam, salah satu yang mendapatkan bantuan benih padi di antaranya yaitu Kecamatan Cibuaya Kab Karawang Jawa Barat .

Dipaparkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rohman, setiap kelompok tani dapat bantuan Benih padi subsidi gratis, “dalam kemasan tertulis dilarang dijual belikan mutlak bantun geratis dari pemerintah” ujarnya (24/9).

Lanjutnya setiap GAPOKTAN dan POKTAN merata lahan tanah sawah yang diberi bantuan benih padi luas arel sawahnya cuma 25 Hektar saja, “persatu Haektarnya petani penggarap sawah atau anggota tani dapat 25 kg benih padi gratis”jelasnya.

Dengan rincian globalnya persatu ketua kelompok tani 25 hektar X 25 kg benih padi, “Tepatnya 25×25= 625 kg yang nantinya oleh ketua kelompok tani dibagikan kepada anggota tani penggarap sawah persatu Hektarnya 25 kg ” tandas PPL Rohman.

Selanjutnya awak media ini sambangi ketua gabungan kelompok tani (GAPOKTAN) desa GEBANGJAYA Kecamatan Cibuaya menurut ketua gapoktan via seluler, “diwilayah desa gebangjaya luas areal lahan tanah sawah produktif 330 Hektar dan sudah terbentuk 6 kelompok tani” ucapnya.

Adapun terkait bantuan benih padi dari pemerintah sudah diterima bahkan sudah dibagikan kesetiap ketua kelompok tani persetiap kelompok medapat 625 Kg, “selanjutnya benih padi tersebut dibagikan oleh ketua kelompok kepada anggota tani” terangnya.

“penggarap sawah secara geratis tanpa dipungut biyaya seperakpun” imbuh ketua gapoktan ditempat berbeda.

Dibantah oleh Rahmansyah, Selaku Ketua Kelompok Tani Sri Rahayu desa gebangjaya, “kami menerima benih padi cuma 600 kg alias 6 kwintal dibagikan kepada warga anggota tani satu hektarnya cuma 10 Kg bahkan setiap anggota tani dikutip biaya tebus 10 ribu rupiah semua kami lakukukan sesuai perintah pak Aang” tandasnya.

Senada dengan pengakuan Amil Hasan kelompok tani desa gebangjaya menurut ia (red) yang diterima benih padi cuma 600 Kg dibagikan kepada warga anggota Tani penggarap sawah satu hektarnya, cuma 10 Kg para petani dikutip dana satu kampil berisi berat benih 5 Kg nebus 5000 rupiah jika ngambil dua kampil berarti nebusnya 10 rupiah, “itupun kami berani mengutip uang karna perintah Pa AANG dan Ketua GAPOKTAN” paparnya.

lanjut ia janggalnya yang semestinya benih padi diterima sebanyak 625 Kg namun cuma nerima 600 Kg, “Yang membingungkan benih padi yang 25 kg untuk penggurus bahkan pengurus yang mana dan siapa orangnya kami tidak tau” pungkas.

Amil Hasan ketua poktan dalam hal ini ucapan ketua gapokta yang menjamin tidak ada pungutan, “justeru paktanya dipungut dana tebusan serta jika 25 Kg dikali 6 poktan kisaran 150 kg padi hak masyarakat petani kemana..?”

Dilain tempat tepatnya ketua GAPOKTAN desa PAJATEN kecamatan CIBUAYA. H.SUBUR diakuinya kelompoknya mendapat bantuan benih padi sebanyak 1,075 Kg.dibagikan kesetiap warga anggota tani penggarap satu hektar sawah 4 kampil alias 20 Kg setiap anggota tani dikutip biyaya satu kampil benih padi isi berat 5 Kg Rp= 500 Rupiah jika ambil 4 kampil nebus 20 ribu rupiah dana kutiapn tersebut untuk biyaya transfot angkut dan bongkar barang.lanjut ia (red) dana angkut dan bongkar kami bayar 450 ribu rupiah penerima uang bayaran mobil dan bongkar adalah PPL ROHMAN.namun ketika ketua GAPOKTAN ditannya jika 5 kg dipungut biyaya tebus 5000 rupiah Lalu kalau satu ton benih padi dana hasil kutipan dari para anggota tani berjumlah sebesar Rp= 1,000,000 (satu juta rupiah ) kelebihan silpa nominal 5,50000 (Limaratus limapuluh ribu rupiah ) untuk siapa disetorkan kesiapa ?? ..ketua gapoktan bungkam no coment.menyikapi paparan PPL ROHMAN diatas yang menjelaskan setiap kelompok tani dapat bantuan benih padi dari pemerintah merata pagunya dibatasi cuma 625 kg (enam kwinta dua puluh lima kilo gram) mencakup 25 hektar,namun faktanya di lain tempat satu kelompok tani ada tang mendapatkan 1.075 kg.(junaedi/red)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan