Karawang,o.tv.co.id – “Tak kenal maka tak sayang”, kiranya pepatah itu cocok untuk mengawali perjumpaan kita kali ini terkait dengan Wisata Kebon Jatidipala. Kita kupas dulu sejarah awal tempat wisata ini dan kenapa dinamakan Jatidipala.
Berdasarkan informasi dari narasumber yang juga sekaligus penggagas serta kreator yakni Ade Wahyu atau biasa juga dipanggil “Kang Dewa”, beliau terbersit membuat tempat wisata dikarenakan keinginan mengubah citra kampung halamannya yang dikenal keras bahkan dicap “negara beling” atau “golek beureum” menjadi sebuah daerah yang banyak dituju orang karena potensi daerah, keramahan serta kenyamanannya. Serta berdasarkan temuannya, lewat kepariwisataan pula dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di desa yang dapat meningkatkan kesejaahteraan masyarakatnya. Tidak ketinggalan pula, lewat kepariwisataan akan mampu meningkatkan kreatifitas dan wawasan, khususnya untuk para pelaku serta umumnya untuk masyarakat sekitar.
Adapun mengenai nama Kebon Jatidipala adalah merujuk kepada topografi dari lokasi tersebut yang berupa kebun dari pepohonan jati. Lebih jauh dari itu, ternyata nama Jatidipala mengandung makna yang sangat dalam berupa harapan dan ajakan dari Kang Dewa agar kita senantiasa mengingat kepada jatidiri dan asal siapa kita sebenarnya.
Karena menurut cerita sejarah, “Dipala” itu sendiri adalah nama sebuah daerah yang ada di wilayah kecamatan Tempuran ini jauh sebelum nama Tempuran itu sendiri tersematkan.
Jadi secara kesimpulan, Kebon Jatidipala ini adalah manifestasi dari sebuah bentuk perjuangan dan syiar dakwah yang metode-nya berupa kepariwisataan.(hal)













