Pemprov Lampung Finalisasi RTRW Pesisir Barat, Dukung Investasi Berkelanjutan

BANDAR LAMPUNG II ONTV.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Forum Penataan Ruang menggelar rapat pleno finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Barat di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (14/7/2026). Pembahasan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan dokumen tata ruang daerah dengan kebijakan nasional serta RTRW Provinsi Lampung.

Finalisasi Ranperda RTRW tersebut merupakan tahapan penting sebelum dokumen diajukan ke pembahasan lintas sektoral bersama kementerian terkait. Penyusunan RTRW yang komprehensif diharapkan mampu menjadi pedoman pembangunan daerah yang terarah, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dalam arah kebijakan pembangunan wilayah, Kabupaten Pesisir Barat diposisikan sebagai Koridor Ekonomi Wilayah III dengan fokus pada pengembangan ekonomi biru, sektor pariwisata pesisir, serta industri yang berbasis pada potensi sumber daya alam. Strategi tersebut selaras dengan visi Lampung Maju dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Melalui revisi RTRW, Pemprov Lampung berupaya menghadirkan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang sehingga mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif. Di sisi lain, aspek perlindungan lingkungan tetap menjadi prioritas agar pembangunan ekonomi dapat berjalan seimbang dengan pelestarian sumber daya alam.

Forum Penataan Ruang juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan tata ruang yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan serta dinamika investasi di masa mendatang.

Pemprov Lampung berharap proses pembahasan lintas sektoral dapat berjalan lancar sehingga Ranperda RTRW Kabupaten Pesisir Barat segera ditetapkan. Dengan demikian, dokumen tersebut dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendorong pembangunan wilayah, meningkatkan daya tarik investasi, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat secara berkelanjutan.(*)

 

 

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan