Kemarau Basah di Daerah Lain, Desa Labuhan Mapin Justru Alami Kekeringan Air

SUMBAWA-NTB || ONTV.CO.ID — Di tengah musim kemarau yang masih menyisakan hujan di sebagian besar wilayah Pulau Sumbawa, Desa Labuhan Mapin di Kecamatan Alas Barat justru mengalami kekeringan air. Fenomena ini menjadikan desa tersebut satu-satunya wilayah yang terdampak kekurangan air bersih di Kabupaten Sumbawa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, mengonfirmasi kondisi tersebut saat dihubungi via telepon seluler pada Sabtu, 12 Juli 2025.

“Kekeringan di Labuhan Mapin hanya berlangsung sekitar tujuh hari. Hujan sudah mulai turun kembali, sehingga kebutuhan air warga sudah kembali normal,” ujar Nurhidayat.

Meski secara kalender musim telah memasuki kemarau, hujan besar masih turun di beberapa wilayah. Nurhidayat menjelaskan bahwa fenomena ini dikenal sebagai kemarau basah, yang dipengaruhi oleh posisi bumi yang berada di titik terjauh dari matahari. Udara dingin yang menyertainya menghambat terbentuknya siklon kering dari arah Australia, sehingga hujan tetap terjadi secara sporadis.

“Memang saat ini kita berada dalam kondisi kemarau basah,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipatif, BPBD Sumbawa telah menerima bantuan mobil tangki air dari Deputi Kedaruratan BNPB untuk menghadapi kemungkinan kekeringan yang meluas. Masyarakat pun diimbau untuk tetap hemat air dan menggunakan hanya untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

(Biro-KSB)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan