Karawang,ontv.co.id – Berkarya dan berinovasi bukan hal yang mudah, di era globalisasi menghadapi perkembangan dan persaingan hidup bukan mudah, namun pemuda satu ini telah meniti karir, melawan persaingan hidup yang serba sulit ini menguras pikiran dan menguras tenaga demi bisa menghidupi keluarga.
Saepul 28 tahun tinggal di dusun rawakepuh rt/rw 02/02 sindangmukti kecamtan kutawaluya kabupaten karawang,dapat membuat penggilingan kopi dan dapat menyelesaikan 8 unit dalam perbulannya,
Di katakan Saepul”saya sangat bersyukur dengan nikmat yang allah berikan di saat serba sulit ini masih bisa bertahan hidup dengan kemampuan dan keahlian yang saya miliki,saya belajar dan belajar membuat mesin penggilingan kopi,hasilnya seperti ini ucapnya.
Lanjut Saepul, rizki tidak kemana allham dulillah saya bisa produksi pembuatan mesin giling kopi ini dalam satu bulannya bisa menghasilkan 8 unit dengan di bantu 8 orang pekerja harga jual Rp.37.000.000 (tiga puluh juta rupiah),kalau pemasaran sih ga jauh baru sampai sekitar Bekasi saja terangnya.
Harapan saya sih dengan seperti ini dan sampai saat ini belum ada bantuan dan perhatian pemerintah kemungkinan jika ada peran aktif pemerintah usaha ini prospek kedepannya sangat menjanjikan ,barangkali ketika dengan batuan tangan pemerintah lebih banyak produksi mesin ini dengan otomatis bisa lebih banyak menggunakan tenaga kerja berarti kan dengan seperti itu tercipta lapangan kerja khususnya di desa sindangmukti.harapnya.
Juanaedi salah satu warga di kecamatan kutawaluya membenarkan sepuluh di kenal pemuda yang gigih dan pekerja keras keseharianya bekerja di bengkel miliknya dengan produksi membuat mesin giling kopi”saya sangat bangga jarang anak muda seperti sepuluh dia mampu mempekerjakan 8 orang karyawan di bengkelnya,
Masih junaedi,yang seharusnya dengan karya-karya sepul ini pemerintah harus lebih memperhatikan dan bisa membantu mengembangkan usaha ini tandasnya (jun/niz)












