KARAWANG || ONTVCCO.ID – Proyek pembangunan saluran air terus di turun bantuan nya ke setiap wilayah kecamatan dan desa desa se Kabupaten Karawang demi kelancaran keperluan dan kebutuhan air bagi warga masyarakat banyak salah satu untuk menunjang para petani padi dan tambak di wilayah Karawang
Salah satunya pembangunan saluran air Drenase yang di laksanakan di Desa Makmurjaya Kecamatan Jayakerta Dusun Cibenda Rt 011/003 Oleh pihak pelaksana CV. Sinar Dua Putra Mandiri.
Hasil dari pantauan awak media Ontv.co.id di lapangan pembangunan saluran air yang di garap sangat di apresiasi oleh warga masyarakat sekitar akan tetapi dalam pelaksanaan nya di duga tidak sesuai harapan yang ada.
Dalam pemasangan tembok tersebut masih nampak adanya pohon yang jelas berdiri di tengan tengah pemasangan turap Drenase. Padahal pohon tersebut itu dalam menjadi dampak bagi saluran air salah satunya akan merusak tembok akarnya yang membesar akan merubah gemburnya tanah sehingga bisa menjadi rubah dan roboh pasangan Drenase tersebut dengan seiring waktu nya nanti.
Salah satu warga warga masyarakat menyampaikan kepada awak media dirinya berharap pohon itu di tebang dan di potong sehingga penurapan saluran air ini bisa lebih baik kalau seperti ini bagaimana masa pohonnya tidak di tebang. Kan ini bisa bahaya tembok bisa jadi rubah dan roboh terdorong oleh akar pohon lama ke lamaan karena banyak contoh ditempat lain karena ingin cepat pekerjaan nya ada kendala seperti ini di lewati nah ini jangan seperti ini
Ia menanyakan kepada para pekerja, para pekerja menyampaikan kalau di tebang di potong pake gergaji berabe dan kalau pake mesin mesinnya tidak ada, “ucap salah satu warga yang ada di lokasi pada hari kamis 6/10/2022
Hasil di lapangan kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan Dinas PUPR Karawang kami berharpa agar pelaksanaan pekerjaan pembangunan ini bisa di evaluasi jangan sampai pekerjaan proyek yang menelan biaya besar ini hanya mampu bertahan beberapa bulan saja karena pekerjaan yang di kerjakan asal jadi saja seperti ini pohon yang ada di tengah pembangunan tidak di tebang.(HR)












