MEDAN || ONTV.CO.ID – Masyarakat kini ramai mempergunjingkan soal beredarnya surat potokopi Tanda Tamat Belajar seorang oknum berinisial MAR, yang tak ada nama dan alamat sekolahnya.
Dalam pesan WA berbentuk PDF yang diterima wartawan, tertera lampiran potokopi berkepala surat Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara tentang surat keterangan nomor 421.72/ 2183/ PMU.2/ 22/ 2010.
Surat tersebut berisikan sebagai berikut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan barang No. Pol : STPL.KB/ 228/ IV/ 2010/ SPK “B” yang dikeluarkan Kepala Kepolisian Resor KP3 Belawan menerangkan bahwa MAR telah kehilangan Surat Keterangan Yang Berpenghargaan Sama Dengan Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) Program A3 (ilmu ilmu sosial) No 05 OB Oc P0009936 1995.
Dalam surat potokopi yang berstempel legalisir itu, juga berisi daftar nilai hasil ujian persamaan SMA Tahun pelajaran 1994/ 1995,dengan 10 mata pelajaran yang keseluruhannya berjumlah 63.
Diakhir surat disebutkan, demikianlah surat keterangan ini diperbuat sebagai pengganti Surat Keterangan yang Berpenghargaan sama dengan Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) yang telah hilang.
Potokopi surat keterangan tersebut tertanggal 4 Mei 2010 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Drs H Bahrumsyah MM.
Teriakit dengan poto kopi surat tersebut, seorang warga juga mempertanyakan, seharusnya ada tanda tangan legesan dari Kepala Sekolah SMA yang berwenang di tempat Ia menamatkan sekolahnya. Di Medan ada total 21 Sekolah SMA Negeri, Dimana lokasi Sma Persamaan Tersebut.
” Dimana lokasi SMA nya? disini tidak tertera SMA nya dimana. Hanya surat keterangan yang tertera, Kok Bisa dia terpilih menggunakan Ijazah diduga Palsu,” sebutnya.
Yang meleges surat ini ialah Saudara Saut Aritonang, tetapi Tanda Tangannya berbeda dengan aslinya seperti di Surat Keterangan. (red)












