SUBANG || ONTV.CO.ID, Terjadi sedikit kericuhan setelah di laksanakannya Rapat Tahunan Anggota (RAT) di KUD Mina Fajar Sidik Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Rabu (31/01/2024).
Kericuhan dipicu oleh masuknya pihak luar untuk mengadvokasi pihak Hj. Siti Masitoh di dalam momen rapat.

Pihak Hj. Siti Masitoh menolak dilaksanakan pemilihan ketua KUD dengan alasan kegiatan RAT tidak boleh dicampur adukan dengan pemilihan ketua KUD dan ketua KUD seharusnya mengundurkan diri lebih dulu dan digantikan oleh ketua sementara.
Pihak Hj. Siti Masitoh meminta pelaksanaan pemilihan ketua KUD dimundurkan dan setelah disepakati akan dilaksanakan pada Jumat (02/02/2024).
Sisi lain pihak Hj. Siti Masitoh yang menggunakan Tim Advokat mempertanyakan uang sebesar Rp. 400 juta, bantuan jaring dan bantuan lainnya di dalam RAT.
Kemudian, Ketua KUD Mina Fajar Sidik Dasam menjelaskan bahwa uang sebesar Rp. 400 juta yang hilang sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Adapun uang tersebut tidak berpengaruh pada pembayaran ikan hasil tangkapan nelayan.
Sedangkan untuk bantuan jaring yang tidak diperlukan oleh nelayan dibuat berita acara antara pengurus dan nelayan untuk ditukar dengan alat lain yang dibutuhkan oleh nelayan.
Adapun bantuan lainnya sampai tahun 2023 tidak ada lagi.
Ketua Umum Ormas Gival Dauscobra sesalkan insiden yang dinilai memicu kericuhan.
Semestinya pihak penyelenggara men-sterilkan peserta RAT sekaligus anggota KUD dan pengurus.
“Saya nilai insiden tersebut terjadi karena adanya pihak luar yang turut masuk ke dalam RAT dan turut serta memberikan interupsi yang akhirnya mengadvokasi pihak tertentu,” jelas Dauscobra.(01/02/2024)

Dauscobra harap untuk pemilihan ketua KUD Mina Fajar Sidik yang akan dilaksanakan pada Jumat besok, penyelenggara dan para pihak yang terlibat bisa lebih ketat agar selain anggota dan pengurus tidak ada lagi berada di dalam ruangan rapat.
Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telpon terkait pelaksanaan pemilihan ketua KUD Mina Bahari Fajar Sidik besok, Kapolsek Blanakan Iptu Andri Sugiarto, S.ip., M.A.P., mengatakan bahwa pihaknya sudah siap untuk mengamankan kegiatan tersebut namun masih menunggu perintah atasan.(nanang suparman)












