Karawang,ontv.co.id – Pembahasan saat Rapat Minggon Kecamatan Klari kabupaten karawang pada Selasa (19/01) dilaksanakan di kantor Desa Anggadita, pada rapat ini permasalahan yang dibahas perihal penanganan covid 19.
Rapat minggon yang dilaksanakan pihak kecamatan pada setiap minggu saat ini dilaksanakan di kantor Desa Anggadita. Ada beberapa pembahasan yang disampaikan pada saat rapat. Pembahasan pertama perihal covid 19. Saat ini terdapat 44 kasus covid 19 di daerah ini. Desa Anggadita saat ini memiliki kampung tangguh. Persiapan kampung tangguh telah dipantau oleh pemerintah provinsi. “Kami punya kegiatan yaitu kampung tangguh lodaya, kami ditelpon bahkan di video call langsung oleh provinsi ditanya tentang persiapan kampung tangguh,” Ujar Asep Wahyudi, Lurah Anggadita pada Selasa (19/01).
Pemerintah Provinsi menanyakan tentang anggaran pembuatan kampung tangguh. Anggaran ini berasal dari pemerintah desa. Hal ini termasuk ke dalam program desa siaga. Pemerintah desa juga memiliki pihak CSR untuk mendukung kegiatan kampung tangguh. Selain anggatan berasal dari CSR, pemerintah dari instansi yang lain juga ikut memberikan anggaran.
Selain permasalahan kampung tangguh, permasalahan yang disampaikan juga perihal pencurian motor. Kecamatan ini terdapat cukup banyak kasus pencurian motor. Hal ini dapat dicegah dengan cara meningkatkan keamanan. Petugas keamanan bekerjasama dengan aparatur desa dan keamanan desa untuk mengurangi serta mencegah adanya pencurian motor. Keamanan di kecamatan ini kurang mengalami peningkatan. Saat memiliki keterbatasan anggota keamanan desa, maka petugas desa dapat menghubungi pihak polisi sektor setempat.
Kemudian pihak Petugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan permasalahan perihal implan. Pada 22 Januari akan dilaksanakan implan. Pelaksanaan ini dilakukan di Klinik Novia.
Selanjutnya pembahasan dilanjutkan pada permasalahan fatwa tentang penguburan jenazah pasien covid 19. Teknik penguburan masih mengikuti tata cara seperti penguburan jenazah yang normal. Hal yang menyebabkan perbedaan hanya terdapat saat petugas yang ingin menguburkan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri.(fie/rin)












