LAMPUNG UTARA II ONTV.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara terus memperkuat kesiapan Apaxratur Sipil Negara (ASN) menghadapi masa pensiun melalui Sosialisasi Literasi Keuangan dan Pengembangan Kemandirian Ekonomi bagi ASN yang akan memasuki masa purna bakti. Kegiatan berlangsung di Ruang Tapis, Kamis (30/7/2026).
Acara dibuka oleh Bupati Lampung Utara yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pelayanan Umum, Drs. Nozi Efialis, M.Si., serta dihadiri Business Banking Manager BNI 46 Kotabumi, Veriza Nanda Pratama, S.E.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Nozi Efialis, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyampaikan apresiasi kepada BNI Kotabumi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Sinergi ini dinilai sebagai bentuk komitmen dalam mempersiapkan ASN menghadapi masa purna bakti secara lebih matang, baik dari sisi finansial maupun kemandirian ekonomi.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para ASN dalam mengelola keuangan secara bijak, sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi setelah memasuki masa pensiun,” ujar Nozi Efialis saat membacakan sambutan Bupati.
Selain itu, Pemkab Lampung Utara juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para ASN yang akan memasuki masa purna bakti atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun dalam mendukung pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan aset, hingga peluang pengembangan usaha yang dapat menjadi sumber pendapatan setelah pensiun. Langkah ini diharapkan mampu mendorong para ASN tetap produktif, mandiri, dan sejahtera meski telah menyelesaikan masa tugas sebagai abdi negara.
Program literasi keuangan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam membangun budaya pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus mempersiapkan ASN agar mampu menjalani masa purna bakti dengan lebih percaya diri dan memiliki ketahanan ekonomi yang berkelanjutan. (*)
