INDRAMAYU II ONTV.CO.ID – Dalam rangka mempercepat Musim Tanam Kedua (MT II) tahun 2026, para petani di Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu mulai melakukan penggemburan dan pengolahan lahan pertanian, Kamis (28/05/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Salah satu petani Desa Rajaiyang yang juga menjabat sebagai Ketua GP3A, Darma, mengatakan bahwa para petani optimistis hasil panen pada musim tanam kedua tahun ini akan lebih baik.
“Rata-rata petani sudah memasuki tahap tandur atau penanaman bibit padi. Namun, masih ada sebagian yang melakukan penyiangan dan penggemburan tanah hingga bulan Juni nanti,” ujarnya.
Menurut Darma, percepatan pengolahan lahan dilakukan agar musim tanam kedua dapat berjalan optimal sehingga target produksi padi tahun 2026 dapat tercapai. Selain itu, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan global.
Ia menjelaskan, petani tidak menunggu seluruh area sawah selesai dipanen untuk kembali melakukan penanaman. Lahan yang sudah dipanen langsung diolah agar tidak ada sawah yang dibiarkan kosong terlalu lama.
“Kami tidak menunggu panen selesai secara keseluruhan. Lahan yang sudah dipanen langsung kami olah dan tanami kembali agar tidak ada lahan yang menganggur,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Darma mengajak seluruh petani untuk segera memulai tanam padi pada MT II guna menjaga kontinuitas produksi beras sepanjang tahun.
“Kami mengajak seluruh petani untuk segera melaksanakan tanam padi pada musim tanam kedua ini agar target produksi tahun 2026 dapat tercapai dan ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional, tetap terjaga,” katanya.
Percepatan musim tanam MT II ini menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung program swasembada pangan berkelanjutan. Dengan optimalisasi lahan dan percepatan tanam, diharapkan produksi padi di Kabupaten Indramayu tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
(Nono)
