SUBANG || ONTV.CO.ID – PJ Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si. MA.Cd., tegaskan jangan sampai terjadi lagi bullying atau perundungan di lingkungan sekolah, saat hadiri pemakaman Alby Ruffi Ozora (9).
Alby anak dari Rudi Hartono (29), warga Dusun Tegaltangkil, Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, merupakan korban dugaan perundungan kakak kelasnya di SD Negeri Jayamukti.
Sebelumnya, Alby mengalami koma dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD Subang, namun nyawanya tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir pada Senin malam (25/11/2024).
“Ini sudah ada terbaring di hadapan kita, Alby Ruffi Ozara, ini adalah peringatan dan penghormatan, hal ini tidak boleh terjadi lagi di sekolah,” ucap Imran, PJ Bupati Subang dalam sambutannya pada acara doa bersama di SD Negeri Jayamukti.(26/11/2024)
PJ Bupati meminta semua pihak untuk memberi informasi terkait pelaku perundungan terhadap korban almarhum Alby, untuk membantu pengungkapan kasus tersebut.
“Jika pelaku tidak ditemukan, SDN Jayamukti tidak diijinkan melakukan penerimaan murid baru tahun depan,” tegas PJ Bupati.
Bahkan, PJ Bupati memberi pilihan kepala sekolah berhenti atau pelaku dipindahkan apabila pelaku tidak temukan.(bebeng)
