LABUSEL-SUMUT || ONTV.CO.ID – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus yang mencoreng integritas profesi guru. Seorang oknum guru PJOK berinisial AS dari SD Negeri 08 Blok Songo Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap sejumlah murid di sekolah tersebut.
Insiden ini memicu kemarahan publik. Ribuan orang tua murid mendatangi sekolah saat jam belajar untuk menuntut pertanggungjawaban dari kepala sekolah berinisial M, Sabtu (23/8). Situasi sempat memanas, namun berhasil dikendalikan setelah pihak Polsek Kota Pinang turun langsung ke lokasi untuk mencegah aksi main hakim sendiri.
Menurut keterangan kepala sekolah, guru yang bersangkutan sedang dalam masa cuti dan tidak berada di sekolah saat kejadian.
“Namun saya sudah menghubungi beliau agar segera kembali dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kepala Sekolah.
KPAD Labusel: Lebih dari 20 Murid Diduga Jadi Korban
Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Selatan, Ilham, membenarkan adanya dugaan pencabulan terhadap murid SD Negeri 08 Sisumut.
“Dari hasil asesmen kami, terdapat lebih dari 20 anak yang menjadi korban,” ungkap Ilham.
Pada hari yang sama, Ilham bersama kepala sekolah, para korban, dan orang tua korban langsung membuat laporan resmi ke Polres Labuhanbatu Selatan untuk memulai proses hukum terhadap oknum guru tersebut.
(Kidi Nasution)
