LAMPUNG II ONTV CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni terus memperkuat kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Angkutan Lebaran 2026 (1447 Hijriah). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat di Pelabuhan Bakauheni, salah satu titik penyeberangan tersibuk di Indonesia.(20/03/2026).
Berdasarkan rencana operasional, pergerakan kendaraan selama periode mudik diproyeksikan mencapai sekitar 319.916 unit, dengan jumlah penumpang lebih dari 108 ribu orang. Lonjakan tersebut diperkirakan memicu kepadatan, terutama pada waktu-waktu tertentu.
Puncak Kepadatan Diprediksi H-3 Lebaran
Kepadatan arus kendaraan diperkirakan terjadi pada periode H-4 hingga H-2, dengan puncak arus mudik diprediksi jatuh pada H-3 Lebaran. Meski kapasitas kapal dinilai mencukupi, potensi antrean tetap tinggi jika kendaraan datang secara bersamaan dalam waktu singkat.
Sebagai langkah antisipasi, ASDP menyiapkan 75 unit kapal yang akan beroperasi selama 24 jam penuh guna melayani penyeberangan secara optimal.
Strategi Pengaturan Arus: Delaying System hingga Buffer Zone
Untuk mengurai potensi kepadatan, sejumlah strategi telah disiapkan, antara lain:
Penerapan delaying system untuk mengatur ritme kedatangan kendaraan
Penyediaan buffer zone di sejumlah rest area sebelum pelabuhan
Pengalihan kendaraan ke pelabuhan alternatif saat terjadi lonjakan ekstrem
Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan serta mengurangi penumpukan di area Pelabuhan Bakauheni.
Imbauan untuk Pemudik: Pesan Tiket via Ferizy
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Pemudik disarankan membeli tiket maksimal satu hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Ferizy guna menghindari antrean di pelabuhan.
Selain itu, pemilihan waktu perjalanan juga menjadi faktor penting. Pemudik dianjurkan berangkat pada dini hari hingga pagi hari untuk menghindari puncak kepadatan.
Target Mudik Lebaran Aman dan Nyaman
Melalui berbagai langkah strategis ini, Pemerintah Provinsi Lampung dan ASDP berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.
Dengan kesiapan armada, pengaturan lalu lintas yang terintegrasi, serta kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan, kepadatan di Pelabuhan Bakauheni diharapkan dapat diminimalkan secara signifikan.(*)
