Usai Dilantik Bersama Kepala Daerah Lain Oleh Presiden Prabowo, Dedi Mulyadi : Efisiensi Bukan Berarti Memangkas!

JAKARTA || ONTV.CO.ID – Setelah dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti memangkas dana, melainkan mengalihkannya.

Hal tersebut diungkapkan Dedi Mulaydi dalam jumpa pers usai pelantikan dirinya bersama kepala daerah lain yang diselenggarakan di halaman depan Monumen Nasional (Monas) dan kemudian kepala daerah tersebut berbaris menuju Istana Negara di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Prosesi pelantikan ini dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan melibatkan 961 kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk gubernur, wali kota, dan bupati.

Usai acara pelantikan, dalam jumpa pers-nya Dedi Mulyadi mengungkapkan rencananya dalam efisiensi anggaran yaitu dengan mengalihkan pengeluaran dari area yang kurang penting ke area yang lebih bermanfaat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Salah satu perubahan besar adalah peningkatan alokasi anggaran untuk pembangunan ruang kelas dan sekolah baru di Jawa Barat, dari Rp 60 miliar menjadi Rp 1,2 triliun. Ini akan membantu membangun 3.333 ruang kelas dan sekolah baru. Selain itu, dana untuk infrastruktur dan sambungan listrik juga akan mengalami peningkatan signifikan.

“Anggaran untuk baju dinas sebesar Rp 157,5 juta per tahun menjadi 0 rupiah, kunjungan resmi luar negeri sebesar Rp 1,267 miliar menjadi nol rupiah, dan kunjungan resmi dalam negeri dipangkas 60%, hanya menyisakan 40% dari alokasi asli sebesar Rp 1,883 miliar,” ungkap Dedi Mulyadi dihadapan media.(20/2/2025)

Dedi menekankan bahwa pemotongan anggaran ini bertujuan untuk mengalihkan dana ke area yang lebih penting seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Untuk kendaraan dinas tidak dianggarkan, saya akan pakai mobil pribadi saja, lagian kendaraan dinas gubernur-gubernur sebelumnya juga banyak,” ujar Dedi.

Langkah ini cukup berani untuk memastikan anggaran digunakan lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti retret di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, yang akan berlangsung selama satu pekan dari 21 hingga 28 Februari 2025.(nanang suparman)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan