PURWAKARTA || ONTV.CO.ID – Bencana pergerakan tanah terjadi di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, menyebabkan puluhan rumah rusak dan memaksa warga mengungsi. Hingga Sabtu (14/6/2025), tanah dilaporkan bergerak setiap 10 menit sekali, dengan total pergeseran mencapai 20 meter dari titik awal sejak pertama kali dilaporkan pada Rabu (11/6/2025).
Menurut laporan BPBD Purwakarta, sebanyak 72 rumah terdampak, dengan 48 rumah mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Sementara itu, jalan utama yang biasa digunakan warga kini terputus total, menghambat aktivitas sehari-hari.
Sebagian warga memilih mengungsi ke Balai Desa Pasirmunjul, sementara lainnya berlindung di rumah kerabat. Saat ini, 206 warga terdampak telah meninggalkan rumah mereka yang mengalami kerusakan.
BPBD Jawa Barat memperingatkan bahwa pergerakan tanah ini berpotensi mengancam Tol Cipularang, yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi terdampak. Jika tidak segera ditangani, bencana ini bisa merembet ke jalur transportasi nasional yang sangat vital.
Pemerintah daerah bersama BPBD dan tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif serta langkah-langkah mitigasi. BPBD juga mendesak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk segera turun tangan guna melakukan asesmen lebih lanjut terkait tingkat kerawanan dan potensi bahaya lanjutan.
Selain itu, warga terdampak kini membutuhkan bantuan makanan bergizi dan pakaian, karena saat mengungsi mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang dari rumah yang ambruk.
Pergerakan tanah di Purwakarta terus berlangsung dan berpotensi menyebabkan dampak lebih luas. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menangani bencana ini dan memastikan keselamatan warga.***
