BANDUNG || ONTV.CO.ID —Di balik kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terdapat sosok yang selalu mendampinginya dalam berbagai kebijakan dan keputusan penting: Herman Suryatman, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat. Herman dikenal sebagai figur yang aktif dalam pemerintahan dan sering kali menjadi pendukung utama kebijakan Dedi Mulyadi, terutama saat kritik terhadap gaya kepemimpinannya muncul.
Peran Herman Suryatman dalam Pemerintahan
Sebagai Sekda Jawa Barat, Herman memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan gubernur berjalan dengan baik. Ia sering kali menjadi juru bicara yang menjelaskan berbagai keputusan yang diambil oleh Dedi Mulyadi. Salah satu contohnya adalah ketika Dedi Mulyadi dikritik karena dianggap menjalankan pemerintahan dengan gaya “one man show”*, Herman dengan tegas membela bahwa setiap kebijakan gubernur telah melalui perencanaan yang matang dan kajian mendalam.
Herman juga berperan dalam mendukung kebijakan pendidikan yang diterapkan oleh Dedi Mulyadi, seperti perubahan jam masuk sekolah menjadi pukul 06.30 WIB dan penghapusan pekerjaan rumah bagi siswa. Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa.
Kedekatan dengan Gubernur
Herman Suryatman dikenal sebagai sosok yang sering berkomunikasi langsung dengan Dedi Mulyadi. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia mengungkapkan bahwa dirinya bisa menerima hingga 10 panggilan telepon sehari dari gubernur untuk membahas berbagai kebijakan dan permasalahan di Jawa Barat. Kedekatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Herman dalam pemerintahan daerah.
Selain itu, Herman juga memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh Dedi Mulyadi tetap berada dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa meskipun gubernur sering kali terlihat spontan dalam mengambil keputusan, semua kebijakan telah melalui kajian cepat yang mempertimbangkan aspek yuridis, sosiologis, dan finansial.
Sebagai Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman memainkan peran penting dalam mendukung kepemimpinan Dedi Mulyadi. Ia tidak hanya menjadi pendamping setia gubernur, tetapi juga berperan dalam memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan dengan baik dan sesuai dengan regulasi. Dengan gaya kepemimpinan yang dinamis, Herman terus menjadi figur yang menjaga keseimbangan antara inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik di Jawa Barat.(red)
