LAMPUNG UTARA II ONTV.CO.ID – Pemerintah Desa Karang Sari, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Serah Terima Kegiatan sekaligus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Triwulan III Tahun Anggaran 2025.Rabu,(01/10/2025).
Dalam agenda tersebut, sebanyak 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima BLT senilai Rp900 ribu per KPM. Acara berlangsung di Balai Desa Karang Sari dengan dihadiri unsur Kamtibmas, perangkat desa, BPD, serta tokoh masyarakat.
Komitmen Transparansi Dana Desa.
Kepala Desa Karang Sari, Samsoli Oktapiar.ZA, menegaskan bahwa Musyawarah Desa bukan sekadar serah terima kegiatan, tetapi juga bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola Dana Desa.
> “Kami ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Penyaluran BLT ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah desa untuk meringankan beban ekonomi warga,” ujar Samsoli.
BLT Dana Desa Bantu Kebutuhan Pokok Warga.
Penyaluran BLT ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kehadiran pihak Kamtibmas dan perangkat desa juga memberikan rasa aman serta memastikan penyaluran berlangsung lancar dan tertib.
Sejumlah penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, BLT ini sangat membantu kebutuhan dapur kami. Terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah peduli,” kata salah satu warga penerima.
Desa Karang Sari Junjung Keterbukaan.
Selain pembagian BLT, Musdes Serah Terima Kegiatan juga menjadi wadah pertanggungjawaban pemerintah desa terhadap pembangunan yang sudah berjalan. Pemerintah Desa Karang Sari berkomitmen untuk terus melaksanakan program pembangunan secara terbuka, partisipatif, dan akuntabel demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan penyaluran BLT Dana Desa Triwulan III Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp900 ribu untuk 21 KPM, Desa Karang Sari berharap ke depan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak keamanan demi terciptanya pembangunan desa yang berkelanjutan.(Sigit)
