Presdir Aliansi PPS Kawal Audiensi Strategis dengan Komisi II DPR RI untuk Percepatan Pemekaran Provinsi Sumbawa

SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID -Presiden Presidium Aliansi Pulau Sumbawa (PPS), Muhammad Syahril Amin Dea Naga, terus menunjukkan komitmen tinggi dalam perjuangan pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa. Dengan langkah proaktif dan penuh doa, Syahril kini tengah mengawal agenda audiensi resmi dengan Komisi II DPR RI di Jakarta sebagai upaya strategis untuk mewujudkan PPS sebagai provinsi mandiri dan berdaya saing.

Surat permohonan audiensi telah dikirimkan ke Komisi II DPR RI, dan saat ini menunggu penjadwalan resmi dari pihak legislatif. Syahril menyebut bahwa momen ini sangat krusial bagi masyarakat Sumbawa karena menjadi wadah untuk memastikan aspirasi mereka tidak dipandang sebelah mata.

Penguatan Komunikasi dengan Pemerintah Pusat

Sebagai Presiden Presidium, Syahril juga menunjuk tiga tokoh kunci sebagai liaison officer untuk memperkuat komunikasi intensif dengan pemerintah pusat:

  • Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli
  • Dr. H. Musyafirin
  • H. Andy Azisi Amin (Dosen Senior UI)

Ketiganya dipercaya untuk membangun jembatan dialog dalam memperjuangkan lahirnya PPS.

Kritisi Mutasi ASN & Komitmen Pro-Rakyat

Dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota DPRD Sumbawa Barat dan Presiden Front Pemuda Taliwang (FPT), Syahril juga menyuarakan kritik terhadap kebijakan mutasi ASN yang dinilainya penuh muatan politis dan jauh dari prinsip profesional birokrasi.

“Birokrasi harus netral dan fokus pada pelayanan publik, bukan menjadi alat kepentingan politik sempit,” tegas Syahril.

Visi Otonomi dan Perubahan Iklim Ekonomi

Dengan semangat persatuan dan otonomi daerah, Syahril menyatakan tekadnya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat hingga PPS terbentuk secara resmi. Ia menggambarkan PPS sebagai provinsi masa depan yang mandiri, inklusif, serta mampu menciptakan perubahan iklim ekonomi secara nyata bagi masyarakat.

(Biro-KSB)

Tinggalkan Balasan

Aktifkan JavaScript untuk meninggalkan komentar.