IPSM Subang Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Pak Amad di Desa Dukuh

SUBANG-JABAR || ONTV.CO.ID – Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Subang melalui Wakil Ketua 3 wilayah Pantura, Bebeng Adi Martin, bersama tokoh Dusun Panjalin H. Usman, meninjau langsung kondisi rumah Pak Amad di Dusun Panjalin RT 03/RW 06, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, pada Selasa (30/6/2026).

Kunjungan ini dilakukan atas mandat Ketua IPSM Kabupaten Subang, Khairul Anwar SE, yang merasa iba setelah menerima laporan dari anggota Pantura dan pemberitaan media mengenai kondisi rumah Pak Amad yang sangat memprihatinkan.

Dukungan Pemerintah Desa

Bebeng Adi Martin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Dukuh yang cepat tanggap dalam menyikapi persoalan warganya. Pemdes telah menyiapkan proposal bantuan ke Baznas Subang serta pengajuan logistik ke Dinas Sosial. Proposal rencananya akan diajukan pada Rabu (31/6/2026).

“Saya berharap penggalangan dana untuk Rutilahu Pak Amad bisa berjalan sukses,” ujar Bebeng kepada awak media.

Ketua IPSM Subang, Khairul Anwar SE, menegaskan komitmennya untuk mengawal proposal tersebut.

“Nanti akan saya sampaikan langsung ke Ketua Baznas,” ucap Khairul melalui sambungan telepon.

Harapan Warga dan Pemerintah DesaKepala Desa Dukuh, Ade, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian IPSM terhadap warga miskin di desanya.

“Semoga kerja sama yang baik ini terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat Desa Dukuh,” ungkap Ade.

Makna Kunjungan

  • Kepedulian sosial: Bentuk nyata solidaritas terhadap warga miskin.
  • Kolaborasi pemerintah desa: Sinergi dalam penanganan rumah tidak layak huni.
  • Peran Baznas: Diharapkan segera menindaklanjuti proposal bantuan.
  • Harapan warga: Agar rumah Pak Amad segera diperbaiki sehingga layak huni.

Kunjungan IPSM Subang ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara organisasi sosial, pemerintah desa, dan lembaga zakat dapat mempercepat penanganan masalah sosial di masyarakat. Jika langkah ini konsisten dilakukan, maka program Rutilahu akan semakin dirasakan manfaatnya oleh warga miskin di Kabupaten Subang.

(red)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan