SUBANG || ONTV.CO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengundang para suporter Persikas Subang ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang. Undangan ini datang setelah insiden pada acara “Nganjang Ka Warga” di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, dua hari sebelumnya, di mana sekelompok suporter membentangkan spanduk bertuliskan “Selamatkan Persikas” dan meneriakkan yel-yel di tengah acara.
Dalam pertemuan yang diunggah di akun tiktok @dedimulyadiofficial, para suporter menyampaikan permintaan maaf kepada Dedi Mulyadi atas kegaduhan yang terjadi. Korlap Suporter Persikas, Rizki Maulana, menyatakan bahwa mereka berharap gubernur dapat membantu mencari solusi bagi klub sepak bola kebanggaan warga Subang, termasuk memfasilitasi pertemuan antara Bupati Subang Reynaldy dan manajemen Persikas untuk membahas masa depan klub.
Dedi Mulyadi menerima permintaan maaf tersebut dan menegaskan bahwa aspirasi terkait Persikas sebaiknya disampaikan langsung kepada manajemen klub, bukan kepada pemerintah provinsi. Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Saya lagi menemui rombongan para suporter Persikas yang yel-yelnya salah tempat dan salah alamat. Urusan Persikas itu urusan Bupati, bukan urusan Gubernur,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahannya.
Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kalau waktunya saya marah, ya saya harus marah. Persoalan banyak kamera yang menyoroti saya dan menjadi gorengan politik, itu tidak ada masalah bagi saya,” tegasnya.
Sebelumnya, puluhan suporter Persikas sempat diamankan oleh pihak kepolisian setelah insiden di acara “Nganjang Ka Warga”. Mereka telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan dan pendataan di Polres Subang.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan komunikasi antara suporter dan pihak terkait dapat berjalan lebih baik demi masa depan Persikas Subang.(Ns)
