LOMBOK TENGAH || ONTV.CO.ID – Kawasan pesisir selatan Lombok, Nusa Tenggara Barat, segera menjadi rumah bagi proyek Smart City terbesar di Asia Timur Tengah yang dinamai Marina Bay City. Proyek visioner ini digagas oleh dua investor asal Australia, Jamie McIntyre dan Andrian Campble, dengan total nilai investasi mencapai Rp90 triliun atau setara USD 6 miliar.
Dibangun di kawasan strategis Kecamatan Pujut, tak jauh dari Sirkuit MotoGP Mandalika dan pantai berpasir putih yang masih alami, Marina Bay City dirancang sebagai kota futuristik berstandar internasional. Proyek ini menawarkan hunian kelas atas seperti vila mewah, resor pantai, rumah sakit swasta, pusat kesehatan modern, serta marina eksklusif.
Jamie McIntyre menyebut konsep ini sebagai “Dubai meets Bali”, menggabungkan kemewahan fasilitas ala kota metropolitan dengan pesona tropis khas Indonesia. Menurutnya, Lombok menjadi primadona baru seiring kejenuhan wisatawan pada Bali. “Marina Bay City adalah jawabannya—sebuah kota yang bebas, aman, dan penuh peluang,” ujarnya kepada ontv.co.id, Sabtu (28/6/2025).
Marina Bay City juga menyasar ekspatriat dari Australia, Eropa, dan Amerika yang tengah mencari gaya hidup lebih bebas, sehat, dan berkualitas. Fenomena ini tumbuh pascapandemi, saat negara-negara Barat menghadapi lonjakan biaya hidup dan pembatasan wilayah.
Saat ini, pembangunan tengah berlangsung dan nilai lahan di sekitar lokasi proyek meningkat signifikan. Dalam beberapa tahun ke depan, kawasan ini diprediksi menjadi pusat bisnis, wisata, dan hunian elit yang akan memperkuat posisi Lombok sebagai poros ekonomi baru di Indonesia timur.
Dengan infrastruktur yang terus dikembangkan, termasuk keberadaan Sirkuit Mandalika, proyek ini diyakini akan mendongkrak perekonomian lokal serta menciptakan peluang baru bagi masyarakat Lombok.
(Biro-KSB)
