Demo LINKKAR Soroti Dugaan Korupsi Dana BOS Labusel 2024

LABUHANBATU SELATAN || ONTV.CO.ID – Pada Senin, 28 April 2025, delapan orang dari kelompok Lintas Kajian Kaum Gerakan (LINKKAR) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan. Mereka memprotes dugaan korupsi dalam pengelolaan Dana BOS Dinas Pendidikan tahun 2024, yang mencapai ratusan miliar rupiah. Dana tersebut berasal dari anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.

Meskipun jumlah peserta aksi relatif kecil, demonstrasi ini mendapat perhatian publik. LINKKAR menganggap bahwa anggaran Dana BOS selama ini luput dari sorotan masyarakat, sehingga mereka merasa perlu untuk menyuarakan dugaan penyimpangan yang terjadi.

Ahmad Karim Harahap, koordinator aksi, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan terhadap Bupati Labusel yang tidak menemui para pendemo.

“Walaupun hari ini aksi kami tidak direspons, kami akan terus turun dengan massa yang lebih besar untuk menyuarakan dugaan korupsi Dana BOS tahun 2024,” tegasnya.

Dalam tuntutannya, LINKKAR meminta Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan untuk memanggil dan memeriksa manajer pengelolaan Dana BOS tahun 2024. Mereka juga mendesak Bupati Labusel untuk mencopot dan mengevaluasi kinerja manajer tersebut.

Dugaan korupsi yang disoroti meliputi pengelolaan Dana BOS untuk berbagai tingkat pendidikan, termasuk Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan program BOP PAUD.

LINKKAR menyoroti pengelolaan Dana BOS diantaranya:

  • Dana BOS Sekolah Dasar: Rp25,708,487 miliar, dengan alokasi belanja pegawai Rp8,482,620 miliar, belanja barang dan jasa Rp14,485,037 miliar, belanja modal peralatan dan mesin Rp2,737,116 miliar, serta belanja modal aset tetap lainnya Rp4,487,866 miliar.
  • Dana BOS Sekolah Menengah Pertama: Rp11,893 miliar, dengan alokasi belanja pegawai Rp1,760,479 miliar, belanja barang dan jasa Rp4,232,566 miliar, belanja modal peralatan dan mesin Rp873,797 juta, serta belanja modal aset tetap lainnya Rp1,690,565 miliar.
  • Dana BOP PAUD: Rp80,894 miliar, dengan alokasi belanja barang dan jasa Rp77,350 miliar, serta belanja dana hibah Rp3,544,700 miliar.
  • Dana BOP Sekolah Dasar Non-Formal/Kesetaraan: Rp747,880 juta, seluruhnya dialokasikan untuk belanja dana hibah.

 

Berdasarkan informasi yang tersedia, anggaran Dana BOS tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai Rp53,459 miliar.

Aksi demonstrasi berakhir dengan pembubaran massa secara perlahan karena tidak ada tanggapan langsung dari pihak Bupati. LINKKAR berjanji akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mengungkap dugaan korupsi ini demi transparansi dan keadilan.(Kidi Nasution)

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan