MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat pertama, sebagai jawaban atas perintah Pemerintah Pusat untuk pemerataan akses pendidikan di daerah. Meski sumber dananya berasal dari pemerintah pusat, Pemprov NTB memegang peran penting dalam mewujudkan visi besar ini.
Kepala Dinas Sosial NTB, Dra. Nunung Triningsih, kepada ONTV (25/07/2025) menjelaskan bahwa Pemprov bertugas dalam:
- Menyiapkan lahan seluas 5–10 hektar per sekolah
- Memfasilitasi perizinan
- Merekrut siswa dari kalangan yang membutuhkan
Namun, keterbatasan lahan membuat target satu sekolah rakyat permanen per kabupaten belum tercapai sepenuhnya. Tahun ini, empat titik berhasil direalisasi dengan memanfaatkan gedung eksisting, yakni:
- Sentra Paramita, Lombok Barat – jenjang SMP, 100 siswa sudah belajar
- Eks Akper Lotim, Lombok Timur – jenjang SMA, 125 siswa terdaftar
- SKB Gunung Sari, Lombok Barat – jenjang SD
- BLK Lenek, Lombok Timur – jenjang SD
Para siswa akan menempuh pendidikan selama satu tahun sebelum dipindahkan ke sekolah rakyat permanen yang sedang dirancang.
Ke depannya, sekolah rakyat permanen akan dibangun di:
- Kabupaten Bima (sudah disetujui Kemensos)
- Gumantar, Lombok Utara (dalam tahap lanjutan)
Sayangnya, kabupaten lain seperti Sumbawa, Dompu, Sumbawa Barat, dan Kota Mataram masih tertunda karena belum tersedianya lahan yang dibutuhkan.
“Kami berharap dukungan semua pihak agar impian menghadirkan pendidikan inklusif dan bermutu di seluruh NTB bisa segera terwujud,” tutup Nunung.
(Biro-KSB)
