INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – JuPemerintah Norwegia secara resmi mengakui negara Palestina dan memulai hubungan diplomatik penuh. Pengumuman ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Norwegia, Andreas Motzfeldt Kravik, melalui pernyataan resmi pada Kamis (24/04/2025). Langkah ini menandai komitmen Norwegia terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian di Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Kravik menyampaikan bahwa pengakuan ini merupakan investasi dalam perdamaian abadi. “Hari ini, kita menandai dimulainya hubungan diplomatik resmi antara Norwegia dan Negara Palestina,” ujarnya. Ia juga mengumumkan kehadiran Duta Besar Palestina untuk Norwegia, Marie Antoinette Sedin, yang telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Raja Norwegia Harald V.
Langkah Bersejarah dan Dukungan Perdamaian
Pengakuan terhadap Palestina ini pertama kali diumumkan pada Mei 2024, bersama dengan Irlandia dan Spanyol. Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store, menyebut keputusan ini sebagai bentuk dukungan terhadap solusi dua negara, di mana Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai dan aman.
Norwegia, yang sebelumnya menjadi tuan rumah Kesepakatan Oslo pada tahun 1990-an, kembali menunjukkan komitmennya terhadap perdamaian di kawasan. Namun, langkah ini memicu reaksi keras dari Israel, yang mencabut akreditasi diplomat Norwegia yang berurusan dengan Otoritas Palestina.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan dimulainya hubungan diplomatik ini, Norwegia berharap dapat mendorong dialog dan kerja sama internasional untuk mencapai stabilitas di Timur Tengah. “Kami percaya bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan ke depan,” tegas Perdana Menteri Store.***
